Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mereka Bilang Narkoba Itu Milik Briptu Roy

Bisnis haram anggota Polres Simalungun itu terendus, setelah namanya diucapkan Safii Siregar (29), Budi Simanjuntak (23) dan Wisnu Saputro Gulo (25).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Mereka Bilang Narkoba Itu Milik Briptu Roy
Tribun Medan/Abul Muamar
Tiga pemuda yang diamankan Denpom I/BB Pematangsiantar atas dugaan kepemilikan narkoba yang didapat dari oknum Polres Simalungun, Briptu Roy Mei Norman, Sabtu (6/12/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Abul Muamar

TRIBUNNEWS.COOM, SIANTAR - Briptu Roy Mei Norman melarikan diri. Warga Jalan Patimura, Pematangsiantar itu sedang diburu atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu, pil ekstasi, bong dan uang Rp 14 juta.

Bisnis haram anggota Polres Simalungun itu terendus, setelah namanya diucapkan Safii Siregar (29), Budi Simanjuntak (23) dan Wisnu Saputro Gulo (25) di depan petugas Denpom I/BB Pematangsiantar, Jumat (5/12/2014).

Setelah mendapat informasi dari warga adanya transaksi narkoba di rumah kontrakan ketiga pemuda itu, Denpom I/BB Pematangsiantar langsung bergerak. Rumah di Jalan Kotanopan, Siantar Barat rupanya milik Birptu Roy.

Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (6/12/2014), petugas Denpom mengamankan sabu 40 gram, 108 butir pil ekstasi, uang Rp 14 juta, dan beberapa bong. Mereka mengaku semua barang haram itu dari Briptu Roy.

"Bukan punya kami, Bang," kata mereka kepada petugas Denpom I/BB Pematangsiantar.

Komandan Denpom I/BB Pematangsiantar Letkol CPM Sudarma Setiawan mengatakan, anggotanya lebih dulu menangkap seorang calon pembeli di luar rumah. "Baru kita masuk ke dalam, menangkap dua orang lagi," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Briptu Roy kini masih dikejar aparat. Saat ini, ketiga tersangka sudah diserahkan ke Mapolres Pematangsiantar. "Kalau adanya polisi di situ, kita serahkan ke penyidik Polres dan atasannya," sambung Sudarma.

Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik belum memberikan tanggapan terkait dugaan keterlibatan anak buahnya itu. Humas Polres Siantar Nuriaman Ray Rangkuti juga belum bisa menjawab pertanyaan wartawan.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas