Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PON Remaja Akan Digelar Dua Tahun Sekali

"PON Remaja akan kami gelar dua tahun sekali, karena ini bagus untuk pembibitan atlet usia dini," kata Tono.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PON Remaja Akan Digelar Dua Tahun Sekali
SURYA/ERFAN HAZRANSYAH
Pengambilan api obor sebagai simbol semangat di di Hutan Kayangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (7/12/2014). Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hatono mendapatkan kehormatan untuk menyulutkan obor PON Remaja I ke api abadi. Setelah menyala, obor diserahkan ke Wakil Ketua III Pengurus Besar (PB) PON Remaja, Sucipto. SURYA/ERFAN HAZRANSYAH 

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - PON Remaja 1 tidak hanya digelar empat tahun sekali. Melainkan dua tahun sekali.

Ini disampaikan langsung oleh Tono Suratman ketua KONI Pusat, saat menyaksikan pertandingan sepak bola antara Jatim dan Maluku Utara, di Lapangan ITS Surabaya, Rabu (10/12).

"PON Remaja akan kami gelar dua tahun sekali, karena ini bagus untuk pembibitan atlet usia dini," kata Tono.

Untuk PON Remaja 2, telah ditetapkan akan digelar di Jawa Tengah, pada 2017 mendatang.

Ini dikarenakan pada 2018 bertepatan dengan Asian Games yang digelar di Indonesia.

Menurut Tono, setelah PON Remaja 2, untuk selanjutnya, PON Remaja akan digelar dua tahun sekali.

"Selanjutnya, PON Remaja akan kami gelar tiap tahun ganjil, sedangkan PON akan digelar setiap tahun genap," kata Tono.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain PON Remaja akan digelar dua tahun sekali, tuan rumah penyelenggaraan akan dibagi. Bisa jadi, untuk PON Remaja akan digelar di dua atau tiga provinsi, agar lebih merata.

”Misalnya PON Remaja digelar di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Atau Bali, NTT dan NTB. Ini agar lebih merata, sehingga pembangunan infrastruktur di tiap provinsi meningkat,” kata Tono.

Menurut Tono, untuk PON Remaja selanjutnya secara bertahap jumlah cabor akan ditambah lagi.

Untuk saat ini, proyeksi PON Remaja tertuju pada Youth Asian Games. Bisa jadi, untuk selanjutnya cabor-cabor yang dipertandingkan di SEA Games juga akan dipertandingkan.

Selain itu, untuk atlet peringkat satu sampai tiga, atau peraih emas hingga perunggu, akan secara otomatis masuk dalam seleksi atlet Pelatnas.

”Mereka yang memiliki prestasi mendapat hak untuk ikut seleksi Pelatnas,” tambah Tono.

Sepintas mengenai penyelenggaraan PON Remaja 1 di Jatim, Tono memberikan apresiasi terhadap tuan rumah. Menurutnya sejauh ini penyelenggaraan PON Remaja berjalan lancar.

”Saya menilai cukup bagus, dari akomodasi, penginapan, cukup baik. Saya harap ditingkatkan,” tambahnya. (ook)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas