Hengky Tewas Terjatuh Dari Lantai Dua Pusat Perbelanjaan
Hengky Suryadi (18) tewas mengenaskan setelah terjatuh dari lantai dua pusat perbelanjaan Ramayana, Kota Pangkalpinang
Editor:
Budi Prasetyo
Laporan wartawan Bangka Pos Anthoni
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Hengky Suryadi (18) tewas mengenaskan setelah terjatuh dari lantai dua pusat perbelanjaan Ramayana, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel), Rabu (10/12/2014) malam.
Sejauh ini, pihak otoritas Ramayana di Pangkalpinang masih diupayakan konfirmasinya oleh Bangkapos.com (Tribunnews.com Network) terkait insiden kali ini. Hingga berita ini diturunkan, Kamis (11/12/2014) dini hari belumlah diperoleh tanggapannya.
Sebelumnya, korban tewas dalam perjalanan ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang setelah mengalami pendarahan di bagian kepala bagian kiri.
Kapolres Pangkalpinang melalui Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Wagianto bedasarkan informasi dari anggota Sat Intelkam pimpinan Iptu Adi Putra menyebutkan, kecelakaan yang mengakibatkan Hengky bermula saat dirinya hendak turun ke lantai dasar Ramayana menggunakan tangga manual.
Dipaparkan, semula korban duduk disamping tangga dan berniat turun dengan cara perosotan. Namun naas, pendatang yang tinggal di sekitar Gudang Padi, Kelurahan Pasir Padi, Kota Pangkalpinang ini justru tergelincir dan jatuh ke bawah.
"Korban bemaksud turun dengan cara perosotan. Tapi hilang keseimbangan dan tergelincir ke lantai dasar dengan posisi kepala mengenai lantai," kata Raspandi ketika dikonfirmasi Bangkapos, Rabu tadi malam.
Mengetahui hal tersebut, manajemen Ramaya melarikan korban ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Namun saya nyawa korban tak bisa diselamatkan. Korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 20.05 WIB.
Menurut hasil visum yang dilakukan Dr Arief Firmansyah korban mengalami luka di bagian kiri kepala hingga mengeluarkan cairan otak. Akibat benturan, hidung dan kuping korban mengelurkan darah.
"Korban meninggal sekitar jam delapan (20.00 WIB) tadi. Dari hasil visum korban mengalami luka pada bagian kepala hingga keluar cairan otak," pungkas Raspandi.
Saat ini polisi telah memasang garis polisi dilokasi guna kepentingan penyelidikan.