Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Gunung Gamalama Kembali Meletus, Kota Ternate Diselimuti Hujan Abu

Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, kembali meletus pada Senin (22/12/2014) sekitar pukul 17.30 WIT.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Sugiyarto
zoom-in Gunung Gamalama Kembali Meletus, Kota Ternate Diselimuti Hujan Abu
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
ilustrasi huja abu 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, TERNATE - Gunung Gamalama di Kota Ternate, Maluku Utara, kembali meletus pada Senin (22/12/2014) sekitar pukul 17.30 WIT.

Letusan Gunung Gamalama disertai mengembuskan abu volkanik setinggi 100 meter, yang kemudian tertiup angin ke arah timur, tenggara dan selatan.

Masyarakat di sekitar gunung Gamalama tidak panik atas letusan sekala kecil ini. Namun demikian pemerintah tetap meningkatkan status gunung Gamalama menjadi siaga.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, berdasarkan laporan petugas Pos Pengamatan Gunung Gamalama, letusan muncul dari retakan tahun 2011.

Hingga kini, lanjut Sutopo, Kota Ternate masih diselimuti abu vulkanik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ternate sudah membagi-bagikan 55.000 masker kepada masyarakat untuk antisipasi abu vulkanik.

Menurut Sutopo, stok masker di BPBD dan Dinas Kesehatan tinggal 3.000 lembar. Pihaknya masih membutuhkan bantuan masker.

Selain membagi-bagikan masker, pemerintah setempat juga menerjunkan tim dari Balai Teknik Penyehatan Lingkungan dan Dinas Kesehatan untuk menguji kualitas udara di sekitar alun-alun kesultanan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sebanyak 18 titik pengungsian telah disiapkan. Di dalam radius 2,5 km masyarakat dilarang melakukan aktivitas," tandas Sutopo, Senin

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas