Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banjir di Bandung Makin Parah dan Meluas Hingga Merendam Atap Rumah

"Banyak rumah yang terendam hingga atap. Bahkan markas Yon Zipur sudah terendam satu meter," ujar M Iriawan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Banjir di Bandung Makin Parah dan Meluas Hingga Merendam Atap Rumah
KOMPAS.com/Reni Susanti
Banjir di Kabupaten Bandung semakin meluas dan jumlah pengungsi pun terus bertambah. Gambar diambil pada Selasa (23/12/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Pol Mochammad Iriawan mengatakan, kondisi banjir di Bandung selatan makin parah. Hal ini diperolehnya dari hasil pantauan udara.

"Banyak rumah yang terendam hingga atap. Bahkan markas Yon Zipur sudah terendam satu meter," ujar M Iriawan kepada wartawan, Kamis (25/12/2014).

Selain itu, banjir juga semakin meluas. Jalan arah ke Bojongsoang pun sudah terendam. Melihat kondisi banjir yang semakin parah, ia menerjunkan tambahan petugas untuk pengamanan rumah warga, pengungsian dan evakuasi. Yang masih dicarikan solusi sampai sekarang adalah bagaimana caranya menjangkau korban yang berada di pelosok dan sulit dijangkau.

Saat ini, kata Iriawan, pihaknya sedang mencari alat yang lengkap untuk mengevakuasi korban di pelosok.

"Masih banyak korban yang belum bisa dievakuasi karena aksenya sulit dicapai," tutur Iriawan.

Iriawan menambahkan, selain evakuasi, ia menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan patroli di rumah-rumah penduduk dengan menggunakan perahu karet. Hal itu untuk menghindari kemungkinan penjarahan. Namun hingga kini, pihaknya belum menerima laporan pencurian di rumah pengungsi yang ditinggalkan.

"Kita menambah petugas, peralatan juga ditambah. Pengamanan akan terus dilakukan. Untuk pengungsian dijaga minimal oleh dua petugas polisi," tutupnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas