Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Angin Puting Beliung Melanda Wilayah Kabupaten Pelalawan

Angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Pelalawan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Angin Puting  Beliung Melanda Wilayah Kabupaten Pelalawan
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Pelalawan pada Selasa (6/1/2015) lalu. Angin ganas itu menyerang beberapa bangunan di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Johanes Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Angin puting beliung kembali melanda wilayah Kabupaten Pelalawan pada Selasa (6/1/2015) lalu. Angin ganas itu menyerang beberapa bangunan di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti.

Informasi yang diperoleh tribun, angin puting beliung itu datang sekitar pukul 17.10 Wib disaat masyarakat Pulau Muda selesai beraktivitas. Desa yang tepat berada di bantaran Sungai Kampar itu mendadak riuh dan mencekam sebelum warga melaksanakan shalat Maghrib. Angin dengan berkekuatan besar dan memutar menghantam beberapa bangunan yang ada di tepi sungai.

Hanya hitungan menit saja, bangunan yang terbuat dari kayu roboh dan tumbang nyaris setara dengan tanah. Penduduk desa yang mengetahui bahaya mengancam berhamburan ke luar rumah, menyelamatkan diri ke lokasi yang aman. Setelah angin mematikan itu berlalu, masyarakat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.

"Untung tidak ada korban jiwa ataupun warga yang cidera. Hanya bangunan yang rusak," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPKD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribun, Rabu (7/1/2015).

Dijelaskannya, angin puting beliung di Desa Pulau Muda mengakibatkan rusaknya tiga unit Loss Pasar yang baru saja dibangun. Kemudian ada lima unit rumah walet milik masyarakat, beberapa tiang lampu PLTD yang roboh, dan satu unit jembatan kayu.

"Kami sedang menuju lokasi sekarang. Kita ingin melihat kondisi di lapangan terlebih dahulu," tambahnya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas