Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pegawai RSUD Talang Ubi Sibuk Memilih Baju Kredit Daripada Layani Pasien

Kali ini pelayanan bagian pendaftaran dan informasi di poliklinik RSUD yang‎ dikeluhkan warga pasien.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Pegawai RSUD Talang Ubi Sibuk Memilih Baju Kredit Daripada Layani Pasien
Tribun Sumsel / IST
Oknum pegawai RSUD Talang Ubi, sedang memilih baju kreditan ketika ada pasien, Selasa (6/1/2015) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Ari Wibowo

TRIBUNNEWS.COM, PALI - Kinerja oknum pegawai RSUD Talang Ubi kembali disorot warga dan kembali lagi tercoreng. Kali ini pelayanan bagian pendaftaran dan informasi di poliklinik RSUD yang‎ dikeluhkan warga pasien.

SN (inisial) yang membawa adik kandungnya ke poliklinik untuk mengobati mata adiknya yang bengkak. Namun saat dirinya ingin bertanya, bukan jawaban ramah yang didapatkan justru sikap acuh dan cuek yang ditunjukkan oknum pegawai RSUD Talang Ubi.

"Aku mau nanya bagaimana prosedur mengurus rujukan, tapi bukan jawaban yang aku terima, justru oknum pegawai RSUD tersebut sibuk memilih kreditan baju yang baru datang, saya jadi kesal," kata SN, Selasa (6/1/2015)

SN sangat menyayangkan melihat tingkah para oknum pegawai RSUD yang tidak melayani dirinya, bahkan tidak ada kata yang dilontarkan oleh oknum tersebut meminta izin waktu sebentar bahwa mereka sedang memilih baju.

Melihat tingkah para oknum pegawai RSUD, sedang memilih baju SN tidak tinggal diam, dengan mengabadikan mereka sedang memilih baju melalui handpone sebagai alat bukti untuk dilaporkan kepada Direktur RSUD Talang Ubi.

Rupanya aksi cerdik SN itu diketahui para karyawan RSUD Talang Ubi, karena ponsel kamera milik SN mengeluarkan bunyi "klik". Tak pelak, peristiwa pemotretan itu memancing amarah para pegawai sampai terjadi cekcok mulut.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Sumsel
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas