Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Nelayan Garut Banyak Menangkap Ikan Kegemaran Warga Korea

Ikan kegemaran masyarakat Korea ini sedang banyak terjaring oleh para nelayan di pantai selatan Garut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Nelayan Garut Banyak Menangkap Ikan Kegemaran Warga Korea
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Pedagang tunjukkan ikan layur di Pantai Rancabuaya 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Ikan kegemaran masyarakat Korea ini sedang banyak terjaring oleh para nelayan di pantai selatan Garut.

Sejak awal tahun, ikan bernama layur ini pun banyak dijual di kedai, rumah makan, dan tempat penjualan ikan segar, di selatan Garut, di antaranya Pantai Rancabuaya.

Ikan layur merupakan bahan makanan kegemaran rakyat Korea. Di Korea, ikan berbentuk panjang dan ramping ini disebut galchi.

Dalam masakan tradisional Korea, ikan layur yang digoreng disebut galchi gui, sedangkan yang dimasak dengan saus pedas disebut galchi jorim.

Tidak hanya di Korea, ikan layur pun digemari oleh warga Jepang. Di Jepang, ikan bernama Latin Trichiurus lepturus ini disebut tachiuo. Ikan ini biasanya disajikan mentas sebagai sashimi atau dibakar dan dihidangkan dengan kecap asin.

Di Pantai Rancabuaya, ikan ini banyak ditemukan nelayan karena pada awal tahun, ikan ini banyak berkumpul di selatan pantai selatan. Ikan layur ini dijual seharga Rp 20 ribu per kilogram.

Rekomendasi Untuk Anda

Warga biasa menggoreng atau membakarnya di sejumlah kedai atau rumah makan pinggir laut.

Tekstur daging ikan layur cukup kenyal dan tulangnya mudah dipisahkan dari dagingnya. Rasanya sangat gurih walaupun memiliki sedikit kandungan minyak. Ikan layur pun sangat digemari karena tidak berbau amis.

Seorang nelayan dan penjual ikan di Pantai Rancabuaya, Adi, mengatakan biasanya sebanyak 5 kuintal ikan layur dapat ditangkap nelayan dalam satu kapal setiap hari.

"Hasil tangkapannya kebanyakan dijual ke pengekspor untuk dijual ke Jepang dan Korea. Kandungan gizi ikan layur sangat tinggi. Makanya, sangat digemari orang luar," katanya. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas