Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pulang Dugem Bawa Cewek ke Kosan

Meski belum pernah melihat dengan mata kepala sendiri, Toni yakin ada seks bebas di balik tembok kos-kosan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
Memuat video…

Laporan Reporter Tribun Jogja, M Resya Firmansyah

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Bermunculannya pusat-pusat "dugem" di Kota Yogya dan sekitarnya tak pelak memberikan ekses kehidupan serba bebas, nyaris tak terkontrol. Tak sedikit cowok-cowok mahasiswa menarik perempuan-perempuan nakal ke kosnya.

Pemandangan serba bebas ini kerap terlihat di sekitar pusat-pusat "dugem" di Babarsari, Depok, Sleman. Nongkrong di kafe, ketemu pasangan, lantas kencan berlanjut ke kamar kos. Pemilik kos kebanyakan tutup mata karena berprinsip risiko tanggung penumpang.

Gadis-gadis yang dengan mudah dikencani ini bukan semata pekerja seks. Mereka sama-sama berburu kesenangan, dan tak sungkan jika cocok mau diajak kencan singkat atau seperti judul lagu, "Cinta Satu Malam".

Kehidupan bebas itu digambarkan Toni, pemilik angkringan yang tinggal dan berjualan di pusat kehidupan bebas di Babarsari. Ia mengaku tahu persis perilaku anak-anak mahasiswa, dan cewek-cewek yang bebas diajak berkencan.

"Biasanya mereka berangkat bawa mobil atau motor sendiri. Tapi pulangnya, biasanya pada bawa cewek," kata Toni sembari menunjuk sejumlah rumah kos bebas yang ada di hadapannya.

Meski belum pernah melihat dengan mata kepala sendiri, Toni yakin ada seks bebas di balik tembok kos-kosan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya belum pernah lihat sih. Orang (kamar) kosnya dikunci. Tapi ya kalau cowok cewek sekamar, biasanya ngapain sih," tanya Toni seperti meyakinkan dugaannya. Keyakinan Toni ini bukan tanpa dasar.

Ia telah bertahun-tahun tinggal dan berdagang angkringan di sekitar kos-kosan di Babarsari. Karena itu ia mengenal dan mengetahui kisah-kisah seks bebas itu dari para pelakunya sendiri, mahasiswa yang kerap nongkrong di angkringannya. (Tribunjogja.com).

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas