Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Selasa Tim Dokter Rekonstruksi Anus Bayi Kembar Siam Rochim

Rekonstruksi ini dilakukan karena anus Rochim tidak pada tempatnya atau brow up, yang diakibatkan dari otot-otot di sekitar anus fibrosis/jebol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Selasa Tim Dokter Rekonstruksi Anus Bayi Kembar Siam Rochim
Antara
Bayi kembar siam Rochman Rochim. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Setelah Tim dokter bedah yang melibatkan 15 orang dokter berhasil mengangkat batu di kandung kemih kembar siam Rochman, selanjutnya tim dokter akan merencanakan rekonstruksi anus Rochim kembaran Rochman, Selasa (10/2/2015) mendatang.

Rekonstruksi ini dilakukan karena anus Rochim tidak pada tempatnya atau brow up, yang diakibatkan dari otot-otot di sekitar anus fibrosis/jebol.

"Insya Allah, Selasa, kami akan rapat untuk merekonstruksi anusnya (Rochim) yang brow up. Karena otot-otot sekitar anus tidak kuat menahan anusnya. Seperti jebol," jelas dr Agus Harianto SpA (K).

Sampai saat ini dan beberapa hari kedepan, baik Rochman ataupun Rochim masih menggunakan kolostomi untuk mengalihkan pembuangan kotoran besar akibat anus yang dibagi dua.

Namun dalam kejadian ini, Rochman mendapat otot-otot anus yang lebih banyak dari Rochim.

Sehingga tidak memungkinkan Rochim akan menggunakan kolostomi permanen.

dr Agus juga menjelaskan, kasus kembar siam laki-laki dempet pinggul, pygopagus, dari pasangan Supinah-Anis Mulyo ini termasuk kasus langka dan baru satu kali di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau di Indonesia kembar siam laki-laki dempet pinggul baru satu kali. Sedangkan di luar negeri sudah yang ketiga," paparnya. (sun)

Sumber: Surya
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas