Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

100 Kepala Keluarga di Kabupaten Sikka Belum Punya Toilet

"Data terahkir yang ada di desa ini ada kurang lebih 100 KK yang belum memiliki fasilitas WC."

100 Kepala Keluarga di Kabupaten Sikka Belum Punya Toilet
Net
Ilustrasi toilet. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE - Sekitar 100 kepala keluarga (KK) di tiga dusun Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, belum memiliki toilet. Mereka yang tak memiliki, terpaksa harus menumpang toilet tetangga atau lebih memilih alam terbuka sebagai tempat buang air besar.

Warga beralasan tidak membangun toilet di rumahnya karena tidak memiliki biaya. Selain itu wilayah mereka sangat kesulitan air dan lokasi tanah mereka bebatuan sehingga sangat sulit untuk membangun lubang pembuangan.

Kepala Urusan Pembangunan Desa Hoder, Andreas Avelinus, ditemui Pos Kupang, di ruang kerjannya, Sabtu (21/2/2015) siang mengatakan, perilaku buang air besar sebagian warga Hoder dengan menggunakan toilet atau jamban masih cukup rendah.

Hal ini terbukti dari data yang masuk ke Kecamatan Waigete pada September 2014, ada sebanyak 100 KK warga Desa Hoder yang belum memiliki toilet atau water closet (WC).

"Data terahkir yang ada di desa ini ada kurang lebih 100 KK yang belum memiliki fasilitas WC. Pihak Desa maupun dari Kecamatan sudah berikan sosialisasi tentang hidup sehat dengan memiliki WC," ungkap Andreas.

Tapi, sambung Andreas, ada saja yang dikeluhkan warga. Bukan hanya karena rendahnya kesadaran warga itu sendiri. Namun kawasan yang paling banyak tidak memiliki toilet kerena mereka kesulitan air dan masalah geografis tanah yang berbatu.

Faktor lainnya mereka tak punya toilet adalah masalah ekonomi. Warga mengaku berat untuk membangun toilet di rumah masing-masing. Selain menumpang ke tetangga, warga yang buah air besar sampai ada yang lari hutan untuk buang air besar.

Aprianus Fitalis, Kaur Pemerintahan Desa Hoder, mengatakan hampir 100 KK yang belum memiliki toilet tersebar di tiga dusun yakni Dusun Luah, Daranatar, dan Wairbleler.

Di antara ketiga dusun tersebut, KK di Dusun Luah, Kampung Wairpelemu, Rt 22 dan Rt 23 sekitar 70 persen belum memiliki WC. Sedangkan Dusun Wairbleler, sekitar 10 KK belum memiliki toilet, tersebar di Rt 12 dan Rt 13. Sementara Dun Daranata juga ada beberapa yang belum memiliki toilet namun kebanyakan dari mereka menumpang di toilet tetangga.

Menurut Fitalis, persoalan toilet ini harus disikapi pemerintah. Karena menurutnya pembangunan fasilitas seperti toilet atau jamban berkaitan dengan persoalan kesejahteraan masyarakat. Sehingga masyarakat harus peduli akan hal ini.

Ikuti kami di
Editor: Y Gustaman
Sumber: Pos Kupang
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas