Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ratusan Anak di Solo Kumpulkan Koin untuk Tony Abbott

Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Islam Al Fatah Solo melakukan aksi mengumpulkan koin

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Ratusan Anak di Solo Kumpulkan Koin untuk Tony Abbott
tribunjateng/suharno
Ratusan Anak di Solo Kumpulkan Koin untuk Tony Abbott, di depan kompleks olahraga Manahan, Solo, Senin (23/2/2015) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Islam Al Fatah Solo melakukan aksi mengumpulkan koin di depan kompleks olahraga Manahan, Solo, Senin (23/2/2015) siang.

Koin yang dikumpulkan ini untuk disumbangkan kepada Perdana Menteri Australia, Tony Abbott yang mengungkit masalah bantuan yang diberikan negeri kangguru ini kepada korban Tsunami di Aceh.

Tony mengungkit bantuan ini lantaran Presiden Joko Widodo menolak memberikan ampun bagi warga negara Australia yang akan dieksekusi hukuman mati terkait kasus narkoba di Bali atau yang kerap disebut Bali Nine.

"Ini tadi menyumbang koin untuk Australia, karena Australia telah melecehkan bangsa Indonesia yang mengungkit-ungkit bantuan di Aceh," ujar siswa kelas VI, Muhammad Usman.

Usman juga setuju apabila para tersangka kasus narkoba dihukum mati karena merusak generasi penerus bangsa.

Kepala SD Al Fatah, Warsito Adnan menuturkan selain ikut mendukung gerakan mengumpulkan koin, dia juga ingin supaya anak didiknya peduli akan bangsanya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Narkoba sudah sangat membahayakan. Tidak hanya remaja atau orang dewasa saja, tetapi juga merambah ke anak-anak sehingga kami juga ingin mengajarkan supaya anak-anak menghindari narkoba," paparnya.

Dia menambahkan ada sekitar 138 siswanya yang ikut berpartisipasi, dan koin yang dikumpulkan akan dikirim ke Kedubes Australia di Jakarta. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas