Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Begal Ganteng yang Mau Merampok Polisi

Ray Kelvin mengaku masih pelajar di SMA Melati Siantar, kelas III jurusan IPA. Ia mengaku baru kali pertama membegal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Pengakuan Begal Ganteng yang Mau Merampok Polisi
Tribun Medan/Ammar
Ray Kelvin Keliat (16 tahun, kiri) dan Muldani (24 tahun, kanan), saat diamankan oleh polisi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Abul Muamar

TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN - Dua pelaku begal yang mencoba merampok anggota Satres Narkoba Polres Siantar, Ray Kelvin Keliat (16) dan Muldani (24), kini tengah ditahan di Polres Simalungun di Raya.

Kepada Tribun, Ray Kelvin mengaku masih pelajar di SMA Melati Siantar, kelas III jurusan IPA. Ia mengaku baru kali pertama melakukan aksi begal.

"Gak pernah, Bang. Baru kali ininya, Bang," kata Ray, dengan wajah ketakutan.

Ray mengatakan, ia anak sulung dari tiga bersaudara. Ia tinggal di Tanahjawa dan pulang pergi Tanahjawa-Pematangsiantar setiap hari ke sekolah. Namun, ia mengaku jarang sekolah.

"Gak pernah masuk aku. Ujian aja aku masuk," katanya.

Sebelum sekolah di SMA Melati, ia sempat dua tahun sekolah di SMA Negeri 3 Pematangsiantar. Ia dipecat lantaran kerap bolos sekolah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kelas 1 sama kelas 2 di SMA Negeri 3 Siantar. Aku dipecat gara-gara cabut. Sering cabut," ujarnya.

Sementara itu, Muldani (24), pelaku satu lagi, mengaku sepedamotor yang dibawanya merupakan milik rekannya yang berhasil kabur, bernama Adi Prabowo.

"Langsung lari dia bawa kereta (sepeda motor) Ninja. Ninjanya punyaku," katanya. Adi mengaku hendak pulang ke Tanahjawa, usai bertandang dari rumah rekannya di Afdeling 12. Ia mengaku minum tuak sebelum beraksi.

"Kami baru pulang dari rumah kawan di Afdeling 12. Baru pulang minum kami," katanya. Muldani yang bekerja sebagai pembolo TV ini mengaku baru kali ini melancarkan aksi begal. "Baru ininya, Bang. Belum pernah kami kayak gini," katanya.

Sebelumnya dikabarkan, Jonner Tampubolon, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, nyaris menjadi korban aksi begal. Kejadian terjadi di di Jalan Tanahjawa, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanahjawa, tepatnya di Perintis 7, dekat lapangan bola.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas