6 Pencuri Rumah Kosong Dilumpuhkan
Komplotan pencuri ini beraksi lintas kota. Pelaku selama sebulan terakhir menyatroni perumahan mewah di Kediri
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Enam anggota kawanan pencuri rumah mewah yang ditembak kakinya.Petugas terpaksa menembaknya karena tersangka berusaha kabur, Kamis (2/4/2015).
Komplotan pencuri spesialis rumah kosong ini dipimpin IND (41) asal Soreang, Kota Bandung, Jawa Barat. Lima anak buahnya masing-masing ST (34), MA (34) keduanya asal Surabaya, FB (34) dan AK (30) keduanya asal Makasar dan Abd (26) asal Mataram, NTB.
Komplotan pencuri ini beraksi lintas kota. Pelaku selama sebulan terakhir menyatroni perumahan mewah yang ditinggal pemiliknya pergi di sejumlah kota di Jatim.
Komplotan ini saat beraksi dengan menyaru sebagai petugas catat meter PLN. Pelaku yang menyamar sebagai petugas catat meter ini dilakukan IND yang juga pemimpin komplotan.
Untuk menyamar IND membawa alat baca meter PLN, pakaian seragam, rompi dengan logo PLN, topi dan kartu identitas atas nama Nababan.
Dalam setiap aksinya pelaku pura-pura masuk rumah untuk mencatat meter PLN.
Setelah situasi memungkinkan barulah komplotan ikut masuk membobol pintu rumah.
Setidaknya pelaku telah beraksi di 4 TKP yang ada di Kota Kediri menyatroni rumah pegawai bank, dokter dan bos perusahaan rokok.
Dari TKP pencurian pelaku membawa kabur uang tunai, perhiasan emas, HP dan uang dollar AS dan Singapura. Petugas juga menemukan seperangkat peralatan yang dipakai beraksi seperti obeng dan tes pen.
Ke 6 pelaku pencurian ini diamankan petugas dari tempat penginapannya di sebuah hotel kelas melati.
"Tersangka kami amankan di tempat penginapannya di wilayah Blitar," ungkap AKP I Made Yogi Purusa Utama, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota.
Tersangka tidak hanya beraksi di Kota Kediri tapi juga disejumlah kota besar seperti Surabaya, Malang dan Mojokerto. (Didik Mashudi)