Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Seorang Mahasiswa di Madiun Terkena HIV/AIDS

umlah penderita HIV/AIDS di Kota Madiun meningkat drastis. Meningkatnya jumlah penderita ini rata-rata disebabkan hubungan seks bebas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Seorang Mahasiswa di Madiun Terkena HIV/AIDS
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
PEDULI AIDS - Sejumlah mahasiswa menunjukkan pita merah saat kampanye peduli AIDS kepada pengguna jalan di JL Raya Nginden, Surabaya, Senin (1/12). Kampanye untuk memperingati Hari AIDS Se-dunia oleh Mahasiswa Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (UBAYA) ini untuk membangun kesadaran dan edukasi pada masyarakat agar peduli terhadap penyebaran virus HIV/AIDS yang selalu meningkat setiap tahunnya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM, MADIUN - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Madiun meningkat drastis. Meningkatnya jumlah penderita ini rata-rata disebabkan hubungan seks bebas.

Data terbaru bahkan menunjukkan penderita dari kalangan usia 20 sampai 75 tahun, seorang di antaranya berstatus mahasiswa di salah satu kampus di Kota Madiun.

"Tahun lalu, rata-rata sebulan ditemukan atu penderita. Tahun ini berdasarkan data kami, selama 4 bulan terakhir ada delapan penderita. Itu kami temukan sejak Januari hingga April 2015 ini," terang Koordinator Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Madiun, Erlina, Senin (20/04/2015).

Lebih jauh, Erlina menguraikan kedelapan penderita kini dalam pengawasan KPA Kota Madiun yakni mulai keseharian hingga konsumsi dan akses rutin obat Antiretroviral (ARV).

"Kami minta penderita rutin mengonsumsi obat itu. Selain dalam pengawasan kami mereka juga harus didukung keluarganya untuk tetap sehat," imbuhnya.

Soal adanya seorang penderita dari kalangan mahasiswa di Kota Madiun, Erlina menyebut, kondisinya sudah akut.

Hal ini dibuktikan penderita sudah mengalami Infeksi Oportunistik (OI) akut. Bahkan, penderita sudah sering keluar masuk rumah sakit.

Rekomendasi Untuk Anda

"Khusus penderita ini, kami temukan pada akhir Maret 2015 kemarin. ODHA ini sudah lama terjangkit, dengan perkiraan sekitar tiga sampai lima tahun sebelum ditemukan," ungkapnya.

"Kemungkinan besar sudah lama menderita (HIV/AIDS) tetapi baru kemarin itu terdeteksi. Sekarang kami melaksanakan pengawasan ketat," pungkasnya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas