Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Achmad Tak Menyangka Keponakannya Tewas di Tangan Tetangga

Achmad begitu emosi dan geram saat menyaksikan rekonstruksi pembunuhan terhadap keponakannya. Ia ingin sekali menghajar tersangka pembunuhan, Dani.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Achmad Tak Menyangka Keponakannya Tewas di Tangan Tetangga
Tribun Jateng
Polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap M. Budi Saputro (16), pelajar yang ditemukan tewas di sekitar saluran irigasi Dusun Blingo, Desa Peganjaran RT 1 / RW 1, Kecamatan Bae, Sabtu (7/2/2015) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNNEWS.COM, KUDUS - Polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap M Budi Saputro (16), pelajar yang ditemukan tewas di sekitar saluran irigasi Dusun Blingo, Desa Peganjaran RT 1 / RW 1, Kecamatan Bae, Sabtu (7/2/2015) silam.

Rekonstruksi dilakukan di lokasi terjadi pembunuhan, di tengah area persawahan, Selasa (21/4/2015).

Dalam rekonstruksi, tersangka dalam kasus ini, Dani Haryanto (22), memperagakan 33 adegan.

Mulai dari saat ia meminta dijemput korban, hingga adegan tersangka mencekik korban, kemudian membuang Budi ke sungai.

Sementara itu Achmad S, begitu emosi dan geram saat menyaksikan rekonstruksi pembunuhan terhadap keponakannya.

Ia ingin sekali menghajar tersangka pembunuhan, Dani Haryanto (22). Terlebih, Dani merupakan tetangga satu desa dengan korban, di Desa Gemiring Kidul, Nalumsari, Jepara.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau tak dijaga ketat polisi, sudah saya hajar orang itu," kata Achmad.

Ia tak menyangka, kemenakannya itu meregang nyawa di tangan tetangga sendiri.

"Apalagi keluarga juga sudah kenal dengan tersangka," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas