Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Helikopter Hard Landing Hanya Alami Kerusakan Kecil di Bagian Kaki

Helikopter latih jenis Bell 205 milik Penerbad Semarang mengalami hard landing saat berlatih pendaratan darurat, Selasa (21/4/2015) pagi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Helikopter Hard Landing Hanya Alami Kerusakan Kecil di Bagian Kaki
wikipedia
Helikopter Bell 412 milik Penerbad 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muh Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Helikopter latih jenis Bell 205 milik Penerbad Semarang mengalami hard landing saat berlatih pendaratan darurat, Selasa (21/4/2015) pagi. Insiden ini sempat membuat penerbangan dihentikan lantaran helikopter ini berada di pinggir landasan pacu.

Komandan Lanumad Ahmad Yani, Kolonel CPN Harryson Sitorus, mengatakan, siswa dan IP komandannya sedang berlatih terbang sebanyak delapan kali putaran.

Saat hendak mendarat, siswa ini latihan auto rotation, dimana helikopter melakukan pendaratan darurat dalam kondisi mesin mati dan hanya memanfaatkan sisa putaran baling-baling.

"Sudah berputar delapan kali, pukul 08.25, mereka latihan auto rotation," kata Harryson saat ditemui di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Selasa (21/4/2015) siang.

Latihan auto rotation, menurut Harryson, merupakan pendaratan yang dilakukan dalam kondisi mesin mati di atas ketinggian 500 hingga 600 kaki atau 300 meter. Menurutnya, setiap siswa calon penerbang wajib menguasai latihan itu sebagai syarat izin terbang.

"Itu latihan rutin, mendarat memanfaatkan sisa putaran. Itu wajib untuk izin terbang," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat berlatih auto rotation inilah helikopter Bell 205 mengalami hard landing. Heli ini terhempas di rumput tepat di pinggir landasan pacu.

Harryson mengatakan, meski heli mendarat di rumput, namun mengganggu keamanan pesawat saat hendak lepas landas.
"Bisa masuk pesawatnya, karena di rumput. Tapi kurang safety," katanya.

Menurutnya, hard landing ini tidak membuat helikopter ini mengalami kerusakan parah. Hanya kerusakan kecil di bagian kaki helikopter.

Meski terjadi insiden, namun latihan rutin tetap berlanjut.

"Setelah ditarik ke hangar, latihan kembali dilanjutkan. Penerbangan juga kembali normal," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas