Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kereta Komuter Surabaya-Malang Bakal Jadi Solusi Atasi Macet

pengembangan angkutan umum kereta api dalam kota rencananya memang dikembangkan di Surabaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Kepala Seksi (Kasi) Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim, Arjani Hia Putra menyatakan pengembangan angkutan umum kereta api dalam kota rencananya memang dikembangkan di Surabaya.

Tetapi, tidak menutup kemungkinan wilayah lain, seperti Malang juga akan mengembangkan angkutan umum kereta api dalam kota.

Dikatakannya, transportasi umum kereta api yang sedang disiapkan di Surabaya, yakni, trem dan monorel.

Trem disiapkan untuk jalur Wonokromo-Perak, sedangkan monorel untuk jalur Pakuwon-Kenjeran.

"Pelaksanaan program ini tergantung prioritas kebutuhan. Ada tiga aspek yang dilihat sebelum mengembangkan angkutan umum kereta api, yakni, wisata, industri, dan kemacetan," kata Arjani yang ikut hadir dalam acara sosialisasi keselamatan perkeretaapian di Kota Malang, Rabu (22/4/2015).

Untuk wilayah Malang, kata Arjani, akan dipersiapkan angkutan umum kereta komuter dari Lawang-Kepanjen.

Sebenarnya, kereta komuter Lawang-Kepanjen sudah pernah diujicoba pada 2012.

Rekomendasi Untuk Anda

Tetapi, program itu dibatalkan karena kereta komuter yang dulu tidak sesuai dengan kondisi geografis di Malang.

"Peluang pengoperasian kereta komuter Lawang-Kepanjen masih ada. Sekarang masih dilakukan kajian untuk membuat kereta komuternya. Komuter yang dulu memang tidak digunakan di daerah tanjakan," ujarnya.

Menurutnya, Provinsi Jatim tidak hanya ingin mengoperasikan kereta komuter Lawang-Kepanjen, tetapi juga komuter Surabaya-Malang.

Sebab, transportasi itu dinilai efektif mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di jalur Surabaya-Malang.

"Secara kebutuhan, alat transportasi umum kereta komuter itu sudah sangat dibutuhkan. Tidak hanya di Malang, tapi juga Malang-Surabaya," katanya.

Sumber: Surya
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas