Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

NEWSVIDEO : Suasana Rumah Ibunda Abraham Samad di Makassar usai Penahanan

Begini suasana rumah ibunda Abraham Samad (AS) di lorong 61 Jl Cendrawasih Makassar, Selasa (28/4/2015)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Yudie Thirzano
zoom-in NEWSVIDEO : Suasana Rumah Ibunda Abraham Samad di Makassar usai Penahanan
Tribun Timur
Suasana rumah ibunda Abraham Samad (AS) di lorong 61 Jl Cendrawasih Makassar, Selasa (28/4/2015) usai penahanan Ketua KPK nonaktif tersebut. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Begini suasana rumah ibunda Abraham Samad (AS) di lorong 61 Jl Cendrawasih Makassar, Selasa (28/4/2015) usai penahanan Ketua KPK nonaktif tersebut.

Terlihat sebuah mobil Honda Jazz berwarna putih dengan nomor polisi DD 9 DV terparkir di garasi.

Serta dua buah sepeda motor dan sebuah mobil berwarna coklat terparkir tepat di depan rumah ibu Abraham Samad.

Keluarga tidak menerima wartawan yang ingin menemui ibu Abraham Samad.

"Kita tidak terima wartawan, maaf yaa," kata salah seorang kerabat Abraham lalu kemudian menutup pintu rumah.

Setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Polda Sulselbar, Selasa (28/4/2015), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Abraham Samad ditahan oleh Polda Sulselbar.

Rekomendasi Untuk Anda

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulselbar Kombes Pol Joko Hartanto mengkonfirmasikan penahanan Abraham di kasus dugaan pemalsuan dokumen kependudukan seorang wanita asal Singkawang, Kalimantan Tengah, Feriyani Lim (29) di tahun 2009 lalu.

"Kita putusakan ditahan, untuk pengembangan penyidikan, alasan keamanan dan dikhawatirkan melarikan diri," kata Joko kepada wartawan di Mapolda Sulsel, pukul 20.10 Wita.

Alasan kedua, kata Joko adalah Abraham dikhawatirkan merusak barang bukti.

Dan alasan terakhir adalah melakukan tindak pidana lain di masa pemeriksaan. (Tribun Timur/Hasrul)


Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas