Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Buru-buru Mau Kabur, Dua Pencuri Burung Ini Malah Jatuh di Depan Polisi

Niat hati membantu temannya, Tobi'i (18) malah terciduk dan sama-sama mendekam di penjara.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Buru-buru Mau Kabur,  Dua Pencuri Burung Ini Malah Jatuh di Depan Polisi
Tribun Batam/Eko Setiawan
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Niat hati membantu temannya, Tobi'i (18) malah terciduk dan sama-sama mendekam di penjara.

Awalnya, rekan Tobi’I, Bahrul Ulum (19), tak punya uang untuk membayar kos-kosan yang telah ia tempati sekitar setahun di daerah Beji, Kabupaten Pasuruan.

Warga Gadingrejo Kota Pasuruan ini kerja di pabrik kayu di wilayah Beji, namun sebulan terakhir ia menganggur karena kontraknya tak diperpanjang lagi.

Siang itu, Selasa (28/4/2015), Bahrul meminta sahabatnya, Tobi'i untuk mengantarnya pulang.

Di daerah Gempeng, keduanya sempat menepi karena ada razia polisi untuk menghindari cegatan karena tak memakai helm.

Di tempatnya menepi Bahrul melihat burung cucak ijo yang sangkarnya bertengger di depan rumah pemilik.

Desakan harus memiliki uang untuk membayar kosnya membuat ia berpikiran jahat dan memasuki rumah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Tobi'i yang mengetahui itu membiarkan sahabatnya masuk dan mengambil burung tersebut.

Keduanya berhasil menggondol dan membawa kabur burung itu tanpa diketahui siapapun.

"Rencananya saya mau jual. Di pasar burung cucak ijo itu harganya Rp 400.000 - Rp 500.000," Bahrul menuturkan kisahnya kepada SURYA.co.id, Sabtu (2/5/2015).

Namun, nasib bicara lain. Karena terburu-buru, Tobi'i yang membonceng sahabatnya tak bisa mengontrol laju sepedanya ketika melewati polisi tidur.

Akibatnya, sangkar burung tersebut jatuh. Polisi yang tadinya sedang melakukan razia melihat kejadian itu.

"Keduanya terlihat kikuk dan terburu-buru. Petugas kami tadinya sudah akan kembali ke markas, namun melihat kejadian itu petugas kami curiga dan menanyakan kepada mereka," tandas Kahumas Polres Pasuruan, AKP Sariyun.

Ketika dihampiri, Bahrul dan Tobi'i gelagapan saat polisi menanyakan burung siapa. Pada akhirnya, Bahrul mengakui di tempat bahwa burung tersebut ia curi.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas