Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Persaingan Jadi Masalah Buat Industri Mamin di Sulsel

Pasar bebas mendatang juga menjadi masalah untuk perkembangan bisnis industri makanan dan minuman di Sulsel

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur, Chaerul Fadli

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ketua Asosiasi Pengusaha Industri Makanan dan Minuman Indonesia (Asprindo), Muhammad Asaf mengatakan, selain modal, persaingan bisnis dengan industri asing pada pasar bebas mendatang juga menjadi masalah untuk perkembangan bisnis industri makanan dan minuman di Sulsel.

"Kita punya banyak kendala, termasuk di teknologi dan kita yang belum memadai," kata dia, Senin (11/5/2015). Ia memrediksi, pertumbuhan produksi industri pengolahan ini bisa mandeg di triwulab kedua (April-Juni) 2015.

Sementara, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis Berita Resmi Statistik (BRS) pada 5 Mei lalu. Hasil kajian yang dilakukan lembaga pemerintah ini mencatat produksi industri makanan dan minuman skala besar dan menengah naik 1,23 persen pada kuartal pertama 2015 dari 7,12 persen pada akhir 2014.

Untuk industri makanan skala kecil di Sulsel, turun 16,75 persen dari kuartal akhir 2014 ke triwulan pertama (Januari-Maret) 2015. Industri minuman skala kecil merangkak 0,42 pada periode yang sama. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas