Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ratusan Imigran Gelap Terdampar di Perairan Aceh

Sebanyak 790 imigran gelap dari negara Miyanmar dan Bangladesh, Jumat (15/5/2015) pagi ditemukan nelayan terdampar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Ratusan Imigran Gelap Terdampar di Perairan Aceh
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
790 WNA asal Bangladesh dan Miyanmar, dengan kondisi memprihatinkan ditemukan di Perairan Langsa, kini ditampung di Pelabuhan Kuala Langsa, Jumat (15/5/2015). Ratusan Imigran Gelap Terdampar di Perairan Aceh 

Laporan Wartawan Serambi Indonesi / Zubir | Langsa

TRIBUNNEWS.COM,LANGSA -‎ Sebanyak 790 imigran gelap dari negara Miyanmar dan Bangladesh, Jumat (15/5/2015) pagi ditemukan nelayan terdampar di perairan Langsa atau sekitar 20 mil dari Pusong, Gampong Teulaga Tujoh, Kecamatan Langsa Barat.

790 WNA yang terdapat pada satu Tongkang tersebut, ‎dijemput menggunakan enam boat katrol milik nelayan Kuala Langsa, dikawal aparat keamanan Polair Mabes Polri dan Polair Polres Langsa serta BPBD setempat.

Kondisi para imigran diantaranya anak-anak, wanita, orang tua, dan pria dewasa tersebut begitu memprihatinkan, karena sudah enam hari terombang-ambing di laut, ‎dengan kondisi lapar dan sakit-sakitan.

Kini WNA Miyanmar dan Bangladesh itu ditampung sementara‎ di Pelabuhan Kuala Langsa, menunggu tindakan selanjutnya oleh pihak berwenang Imigrasi Kelas II Langsa. Sementara pihak medis, Polisi, BPBD, dan lainnya bekerja ekstra memberikan penanganan kepada WNA yang sakit maupun yang kondisi lemas karena lapar. Bahkan sejumlah WNA yang mengalami sakit berat, sudah dilarikan untuk ditangani di RSUD Langsa. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas