Tribun

Dua Anak Korban Prostitusi Sempat Kabur saat Dititipkan di P2TP2A

Setelah dilakukan pencarian selama sehari semalam, keduanya akhirnya ditemukan di rumah kos yang berada di bilangan Desa Binusan.

Editor: Dewi Agustina
Dua Anak Korban Prostitusi Sempat Kabur saat Dititipkan di P2TP2A
Businessinsider
Ilustrasi prostitusi 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Sempat dititipkan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), di Jalan Antasari, Kecamatan Nunukan, kedua anak korban prostitusi sempat melarikan diri.

Keduanya dititipkan di P2TP2A, setelah polisi berhasil membongkar praktik prostitusi anak yang melibatkan A (13) dan R (16).

Ketua P2TP2A Kabupaten Nunukan, Hajjah Fajar Arsidana  mengungkapkan, keduanya sempat dititipkan di rumah aman, yang disediakan P2TP2A. Namun, tiba-tiba keduanya melarikan diri.

"Sempat kabur dia lewat ventilasi, dicungkilnya pakai sendok," ujarnya.

Kaburnya kedua anak tersebut, membuat pihaknya kalang kabut. Setelah dilakukan pencarian selama sehari semalam, keduanya akhirnya ditemukan di rumah kos yang berada di bilangan Desa Binusan. Diduga rumah kos tersebut juga sering digunakan keduanya melayani pria hidung belang.

"Sehari semalam kami cari, ketemu di rumah kos Binusan sedang main-main, naik motor. Ya namanya anak-anak," ujarnya.

Fajar mengaku sangat miris dengan keadaan keduanya. Pada usia yang demikian belia seharusnya mereka berada di rumah, bersekolah dan bermain dengan teman sebayanya. Kenyataannya, mereka justru terjebak dalam dunia hitam.
Lebih miris lagi mendapati kenyataan bahwa rumah-rumah kos di Pulau Nunukan sedemikian bebasnya menerima penyewa sehingga sangat leluasa dimanfaatkan ABG untuk hal-hal yang mengabaikan norma dan etika.

"Di Nunukan ini kos-kosan parah, banyak anak-anak sekolah pakai kosan. Darurat kos-kosan ini," ujarnya.

Melihat kondisi pergaulan bebas remaja sedemikian mengkhawatirkan, Fajar berencana membawa persoalan ini kepada DPRD Kabupaten Nunukan. Selain mewacanakan pemberantasan eksploitasi anak dan perdagangan orang, pihaknya juga mengangendakan razia kos-kosan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
Tags
Nunukan
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas