Sekitar 1,2 Juta Warga Makassar Masih ‘Buta’ Bank
Sedangkan Kota Makassar dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta hanya sekitar 200 ribu saja yang telah melek keuangan.
Editor:
Budi Prasetyo
TRIBUNNEWS.COM.MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis survei tingkat pemahaman masyarakat Indonesia terhadap akses layanan jasa keuangan. Hasilnya, secara secara nasional baru 21,8 persen yang mengetahui layanan jasa keuangan. Sedangkan tingkat inklusi atau pemanfaatan produk dan layanan baru 59,7 persen.
Angka ini sangat rendah dibanding Malaysia yang tingkat literasi keuangan masyarakatnya sudah mencapai 66 persen, Singapura 98 persen, dan Thailand 73 persen.
Provinsi Sulawesi Selatan termasuk satu dari 34 kota di 20 provinsi yang menjadi sampling dari survei tersebut. Hasilnnya tingkat literasi dan inklusi keuangan di justru masih di bawah rata-rata nasional yaitu hanya 14,36 persen. Padahal tingkat pertumbuhan ekonomi Sulsel justru di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk tingkat inklusi atau pemahaman produk layanan keuangan baru 52,49 persen.
Sedangkan Kota Makassar dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta (data BPS pertengahan 2014) hanya sekitar 200 ribu saja yang telah melek keuangan.
Sisanya sekitar 1,2 juta masih perlu ditingkatkan pengetahuan, keterampilan dan keyakinannya mengenai lembaga jasa keuangan, produk dan layanannya.(*)