Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Warga Desa Suak Bidok Temukan Bayi Laki-laki di Dalam Masjid

Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan berumur tiga hari ditinggalkan begitu saja di dalam masjid Desa Suak Bidok

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Warga Desa Suak Bidok Temukan Bayi Laki-laki di Dalam Masjid
KOMPAS.com/ RAJA UMAR
Seorang bayi laki-laki yang diperkiran berumur tiga hari ditinggalkan orang begitu saja di dalam masjid Desa Suak Bidok, Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, MEULABOH - Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan berumur tiga hari ditinggalkan begitu saja di dalam masjid Desa Suak Bidok, Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat.

Keberadaan bayi itu diketahui warga desa setempat Jumat (12/6/2015) jelang magrib.

“Bayi itu ditinggalkan di dalam masjid dengan kondisi terbalut kain dan di sampingnya ada perlengkapan bayi dalam kertas plastik “ kata Siti Maimunah (42 tahun), salah seorang warga yang ingin mengadopsi bayi itu kepada wartawan, Sabtu, ketika dijumpai di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Menurut Siti Maimunah, bayi yang ditinggalkan orang tuanya di masjid dekat rumahnya itu sempat dibawa kerumahnya untuk diadopsi. Namun karena kondisi tubuh bayi itu kedinginan, dia membawa bayi tersebut ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kalau saya lihat dari matanya, bayi itu baru berumur sekitar tiga hari. Saat saya ambil kondisi bayi menggigil kedinginan. Saya bawa ke puskesmas, namun dari puskesmas dirujuk ke RSUD Cut Nyak Dhien untuk mendapatkan perawatan intensif”, katanya.

Menurut dokter Eman Tuahta Surbakti, Kabid Pelayanan Medis RSUD Cut Nyak Dhien, bayi yang ditemukan warga di dalam masjid itu kondisinya mulai membaik tetapi masih dirawat di ruang ICCU dan masih ditangani dokter spesialis anak.

“Kondisinya sekarang sudah sehat, namun kondisi badan masih sedikit hangat. Sekarang masih didalam incubator, diperkirakan 3 hari lagi sudah normal” katanya.(Kontributor Kompas TV, Raja Umar)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas