Mengharukan, Sebelum Meninggal Daffa Janji Tak akan Rewel Lagi
NAMANYA Abiyyu Daffa Purpadila, usianya baru tiga tahun, tapi cobaan besar menimpa dirinya. kanker mata stadium empat
Editor:
Sugiyarto
Masih ingat dengan Daffa, bocah tiga tahun yang menderita kanker mata ganas sehingga muncul benjolan daging besar di matanya.
NAMANYA Abiyyu Daffa Purpadila, usianya baru tiga tahun, tapi cobaan besar menimpa dirinya. kanker mata stadium empat membuat keceriaan bocah cantik hilang di Ramadan kali ini.
Beberapa waktu lali, Daffa tampak terlelap ketika Tribun Jogja mengunjungi di rumahnya Dusun Banyuurip RT 1, Caturharjo, Pandak, Bantul, Jumat (19/6/2015), merinding melihat kondisi bocah cantik itu tak berdaya tergolek di tempat tidur.
Benjolan daging sebesar kepalan orang dewasa keluar dari mata kirinya, kanker ganas itu dua bulan terakhir makin parah, bahkan mulai menutup rongga hidungnya.
Cairan dari benjolan mulai keluar sehingga kedua orangtuanya harus rajin membersihkan agar cairan tidak masuk ke mulut dan hidung Daffa.
Jumat dini hari (3/7/2015), Daffa menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit yang menggerogoti tubuh kecilnya selama setahun lebih.
Ditemui di rumah duka, Banyuurip RT1, Caturharjo, Pandak, sang ayah Pupung Purpadila nampak telah mengikhlaskan anak semata wayang yang dicintainya itu.
"Tadi malam tiba-tiba muntah-muntah, langsung dibawa ke rumah sakit, ternyata di sana dinyatakan sudah meninggal," ungkapnya.
Karena mendadak Daffa bahkan dibawanya menuju rumah sakit menggunakan sepeda motor.
Baru setelah sampai di Jalan Samas, ada mobil patroli polisi yang bersedia mengantarnya ke RS Santa Elizabeth Ganjuran hingga akhirnya Daffa dinyatakan meninggal pukul 00.30 dini hari.
Pupung berujar tak memiliki firasat apa-apa sebelum putranya meninggal. Ia juga tidak menduga pada Kamis (2/7) malam, kondisi Daffa tiba-tiba memburuk.
"Hari Kamis itu Daffa malah nggak terlalu kesakitan, beda sama hari-hari sebelumnya," ujarnya.
Meninggalnya Daffa meninggalkan duka mendalam bagi sang ibu, Lestari yang sempat pingsan saat jenazah Daffa akan diberangkatkan ke makam.
Kepergian Daffa memang tidak terduga. Pupung menerangkan Daffa sudah direncanakan untuk dibawa ke rumah sakit pada hari kematiannya.
"Rencananya hari ini ke rumah sakit, Daffa sudah bilang mau, dan bilang nggak akan rewel," katanya.

Sebelumnya, Pupung memang masih ragu membawa Daffa ke rumah sakit karena mengkhawatirkan kondisi psikologis Daffa yang takut jika dibawa ke rumah sakit.
Pupung pun kini telah merelakan kepergian anaknya. Kepergian Daffa baginya adalah yang terbaik untuk sang anak yang telah berjuang melawan penyakitnya selama ini. (TRIBUNJOGJA.COM)
Baca tanpa iklan