Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keraton Jogja Tetapkan Idul Fitri Tanggal 18 Juli

Keraton Kasultanan Yogyakarta menggelar Garebek Syawal yang juga sekaligus hari pertama Idul Fitri sesuai penanggalan Jawa pada 18 Juli

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo
zoom-in Keraton Jogja Tetapkan Idul Fitri Tanggal 18 Juli
Kompas
Gerebek Syawal 

TRIBUNNEWS.COM.JOGJA– Keraton Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat akan menggelar Garebek Syawal yang juga sekaligus hari pertama Idul Fitri sesuai penanggalan Jawa pada 18 Juli 2015 mendatang.

Penanggalan tersebut memang berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan 1 Syawal pada 17 Juli.

Menurut penuturan kerabat Keraton, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat, perbedaan itu hal yang wajar.
Karena penghitungan penanggalan Jawa menggunakan rembulan, sementara penanggalan Masehi menggunakan matahari.

“Bedanya menghitungnya menggunakan bulan dan matahari. Kalau matahari untuk penghitungan penanggalan nasional (masehi), kala Jawa pakai bulan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, undangan dari Keraton untuk tradisi Grebeg Syawal juga telah disebar.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas