Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Imigrasi Yogyakarta Sebar Banyak Informan di Tengah Masyarakat

Kantor Imigrasi Yogyakarta memperbanyak informan ke tengah masyarakat untuk memberantas pelanggaran keimigrasian yang dilakukan orang asing.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Imigrasi Yogyakarta Sebar Banyak Informan di Tengah Masyarakat
Surya/Adrianus Adhi
Para pekerja asing digiring ke Kantor Imigrasi kelas 1 Malang, Jawa Timur, Jumat (21/8/2015). Mereka diduga menyalahgunakan dokumen selama di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Kantor Imigrasi Yogyakarta memperbanyak dan menyebarkan informan ke tengah masyarakat untuk memberantas pelanggaran keimigrasian yang dilakukan orang asing.

Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Arief Munandar, mengaku tak ingin kecolongan sebagaimana yang terjadi di Jakarta. Mei lalu Polda Metro Jaya berhasil menangkap komplotan orang asing yang diduga melakukan kejahatan di Indonesia.

Arief menyampaikan, selain dituntut meningkatkan pelayanan, saat ini kegiatan penegakan hukum juga terus digenjot. Tak hanya kepada pelanggaran penggunaan paspor palsu, pengawasan terhadap orang asing di Yogyakarta menjadi salah satu prioritas.

"Untuk itu, peran serta informan ini sangat penting. Kita mengharapkan masyarakat membantu mendukung untuk memberikan informasi terhadap keberadaan orang asing yang mencurigakan," ujar Arief, Sabtu (22/8/2015).

Selain itu, secara internal pihak Imigrasi Yogyakarta juga mengerahkan petugas di bidang pengawasan dan penindakan keimigrasian. Pihak imigrasi akan berkoordinasi dengan intelejen agar pengawasan berjalan optimal.

"Pengawasan terhadap orang asing itu harus ditingkatkan, terlebih belum lama ini Ditjen Imigrasi berhasil menangkap rombongan orang asing di salah satu penginapan di Bali karena diduga melakukan kejahatan cyber," terang dia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bila ada masyarakat Yogyakarta yang mengetahui ada rombongan orang asing dan terlihat mencurigakan kami harap untuk bekerjasama memberikan informasi itu," sambung Arief.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas