Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2015

Aneh-aneh, Calon Jemaah Haji Ada yang Bawa Paku Hingga Uleg-uleg

Calon Jemaah Haji (CJH) dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) tetap saja membawa barang-barang terlarang ke Tanah Suci.

Aneh-aneh, Calon Jemaah Haji Ada yang Bawa Paku Hingga Uleg-uleg
Tribunnews.com/Adi Suhendi
Jemaah calon haji asal Indonesia saat tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Calon Jemaah Haji (CJH) dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) tetap saja membawa barang-barang terlarang ke Tanah Suci.

Hal ini terlihat di depan pintu Gedung Bir-Ali, AHES, Kamis (3/9/2015), ketika menjalani pemeriksaan X-ray, CJH Kloter 30 kedapatan membawa uleg-uleg.

Moh Zaly, Petugas Keberangatan, juga menemukan jemaah yang membawa shampo dan sabun cair untuk kebutuhan selama di Arab, padahal itu dilarang.

“Mereka ini sebenarnya tahu tidak boleh membawa barang-barang cair tapi alasannya kebanyakan untuk persediaan selama di Arab sana,” terangnya.

Ada yang unik lagi, satu barang dibungkus dengan isolasi beberapa lapis, yakni paku sebanyak lima biji.

“Semuanya langsung diserahkan ke daerah setiap kloter. Tidak ada yang disimpan di asrama,” tambah dia.

Kepala Bidang Haji Kementrian Agama Kanwil Jatim, H M. Sakur mengatakan, barang-barang yang tidak boleh di bawa di antaranya ialah barang cairan melebihi 150 Ml, benda tajam, dan barang-barang yang diluar ketentuan.

“Yang wajar-wajar sajalah barang bawaannya. Niatnya kan mau ibadah bukan yang lain,” terangnya kepada Surya, Kamis (3/9/2015).

Sakur juga mengatakan, barang bawaan CJH ini sudah diperiksa dari daerahnya masing-masing sehingga di AHES hanya pemeriksaan ulang melalui X-ray. CJH hanya boleh membawa tas kecil, tas koper sedang dan tas koper besar.

“Tapi tas koper yang besar itu tetap pemeriksaan terakhir di asrama. Kalau ada barang yang memang tidak memenuhi kriteria disingkirkan. Di sana itu semua sudah tersedia untuk jemaah. Mulai makan, tempat tinggal, perlengkapan sehari-hari sudah ada,” terang Sakur.

Ikuti kami di
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas