Sosok Misterius Berkelebat di Desa Blang Dalam Pidie
Sepekan terakhir sosok misterius berjubah hitam jadi perbincangan warga Desa Blang Dalam dan Layan. Ia muncul lewat isyarat tangisan bayi.
Editor:
Y Gustaman
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nazar
TRIBUNNEWS.COM, SIGLI - Sepekan terakhir, sosok misterius berjubah hitam jadi perbincangan warga Desa Blang Dalam dan Layan, Kecamatan Tangse, Pidie. Kedatangannya muncul lewat isyarat tangisan bayi. Sampai saat ini belum diketahui kelamin sosok misterius itu.
Satu kali sosok tersebut pernah kepergok di sumur warga. Ia lekas melarikan diri hilang dalam kegelapan saat warga mencoba menangkap sosok berjubah hitam itu. Polisi akhirnya mengimbau warga melakukan jaga malam.
Adalah Fakhruddin Umar yang menceritakan sosok misterius itu kepada Serambi Indonesia, Selasa (8/9/2015). Imm Mukim Layan itu berkisah, sosok tersebut mirip laki-laki muncul kali pertama di Gampong Blang Dalam pekan lalu. Warga dua kali memergoki sosok misterius itu menjelang tengah malam. Kali kedua muncul, warga mengejarnya tapi pria tadi lolos dan menghilang.
"Semula sempat berkembang dugaan jangan-jangan sosok misterius itu pencuri. Namun sejauh ini tidak ada harta benda masyarakat yang hilang,” kata Fakhruddin.
Setelah dua minggu tidak muncul, tiba-tiba Minggu (6/9/2015) malam, sosok berjubah hitam itu kembali gentayangan di Gampong Layan, tetangga Blang Dalam.
Di kampung ini sosok tadi muncul sekitar pukul 20.00 WIB di rumah Nurjannah (50). Pemilik rumah kaget luar biasa saat memergoki sosok berjubah hitam ada di dekat sumur di luar rumah saat Nurjannah akan buang air kecil. Ia berteriak ketakutan sehingga warga mendekat ke sumber suara untuk memastikan apa yang terjadi. Warga sempat melihat sosok berjubah hitam berkelebat di kegelapan malam sehingga langsung dikejar. Ternyata makhluk aneh itu bisa bergerak sangat cepat dan langsung menghilang.
Masih menurut Fakhruddin, Senin (7/9/2015) sekitar pukul 20.30 WIB, sosok berjubah hitam itu justru muncul lagi. Kali ini di dekat rumahnya. Mulanya ia sempat mendengar suara tangisan bayi di luar rumah. Karena penasaran, Fakhruddin mengambil senter dan menuju ke sumber suara. Saat senter diarahkan ke suara bayi menangis yang terlihat sosok berjubah hitam lalu menghilang.
Berdasar cerita Fakhruddin, warga memburu makhluk itu yakni mengarah Gampong Pucok Sa dan Peunalom Sa, Kecamatan Tangse. "Tetap saja kami kalah cepat. Makhluk itu tak berhasil ditangkap," kata pria yang akrab disapa Om Din Tangse tersebut.
Menurut Om Din, kemunculan sosok berjubah hitam yang kian meresahkan warga sudah dilaporkan ke Polsek Tangse. Masyarakat masih penasaran kemunculan makhluk aneh itu.
"Jika modusnya hendak mencuri, tapi harta benda warga tidak disentuhnya. Ada juga yang menduga sosok itu sedang menuntut ilmu hitam. Kami juga telah menginstruksikan warga untuk memperketat jaga malam,” beber Fakhruddin Umar.
Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, melalui Kasat Reskrim AKP P Harahap SH yang dihubungi Serambi, Selasa (8/9/2015) mengatakan, polisi telah menerima laporan warga terkait kemunculan sosok berjubah hitam.
"Bisa saja untuk menakuti warga dengan pakai jubah hitam untuk tujuan mencuri. Saya mengimbau warga memperketat jaga malam di gampong masing-masing sehingga orang berjubah hitam itu bisa segera ditangkap. Kami ingatkan warga tidak main hakim sendiri jika sosok itu berhasil ditangkap. Serahkan kepada polisi supaya kita proses secara hukum,” ujar Kasat Reskrim Polres Pidie.
Baca tanpa iklan