Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kebun Karet Terbakar Penyebab Kabut Asap di Puding Besar

"Sebetulnya api itu sudah ada sejak Selasa kemarin, tapi namanya makan kayu kering, dikira pemiliknya sudah mati," ujar Alsajari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kebun Karet Terbakar Penyebab Kabut Asap di Puding Besar
Istimewa
Kabut asap menyelimuti jalan Pangkalpinang menuju Muntok di Desa Puding Besar, Kabupaten Bangka, Kamis (10/9/2015). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Ketua Karang Taruna Desa Puding Besar Kabupaten Bangka, Alsajari, menceritakan penyebab kabut menyelimuti kampungnya karena warga desa membakar sisa-sisa kayu di pinggir kebunnya. Percikan api lalu terbawa angin hingga menjalar ke sekeliling kebun dan hutan.

"Sebetulnya api itu sudah ada sejak Selasa kemarin, tapi namanya makan kayu kering, dikira pemiliknya sudah mati. Tahu-tahu Rabu pagi kebun karet di makan api," terang Alsajari melalui telepon seluler kepada bangkapos.com, Kamis (10/9/2015).

Kejadian kabut asap di dusunnya baru diketahui Rabu sekitar pukul 10.00 WIB. Warga berbondong-bondong datang memadamkan sisa-sisa api. Waktu itu hampir sehektare kebun karet warga sudah dilalap api.

Lain halnya dengan kebakaran di Jalan Sungailiat-Muntok dan Pangkalpinang-Muntok. Alsajari belum mengetahui penyebab kejadian yang menghanguskan kebun warga tersebut.

Ketika sampai di lokasi kebakaran, api menyebar cepat karena terhembus angin. Warga berhamburan memadamkan api. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui kerugian yang diderita.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas