Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hutan di Gunung Papandayan Masih Terbakar

"Lokasinya sangat jauh ditempuh perjalanan dua jam dari parkir pintu utama Papandayan, medannya juga sangat berat, cara pemadamannya manual."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohamad Yoenus
zoom-in Hutan di Gunung Papandayan Masih Terbakar
Kompas.com
Gunung Papandayan 

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Badan Penanggulangan Bencana Daeah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan bahwa kawasan hutan di Gunung Papandayan masih terbakar sejak sepekan lalu sehingga mengancam areal pertanian milik masyarakat.

"Sampai saat ini masih menyala, terlihat masih ada asap tebal, jadi belum padam," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Dadi Zakaria melalui telepon seluler, Minggu (13/9/2015).

Ia mengatakan, luas lahan hutan yang terbakar diperkirakan mencapai 150 hektare lebih.

"Kita belum konfirmasi lagi dengan BKSDA berapa luas lahan yang terbakar. Diperkirakan sudah lebih 150 hektar," kata dia.

Ia mengatakan, BPBD bersama tim gabungan lainnya sepeti BKSDA dan sukarelawan telah berupaya membantu memadamkan api di tengah hutan itu secara manual dengan membuat sekat lalu kobaran api dipadamkan dengan cara dipukul-pukul.

"Lokasinya sangat jauh ditempuh perjalanan dua jam dari parkir pintu utama Papandayan, medannya juga sangat berat, cara pemadamannya kami lakukan secara manual," katanya.

Upaya pemadaman sudah berlangsung sejak dikabarkan telah terjadi kebakaran hutan di Gunung Papandayan, Minggu pekan lalu (6/9).

Rekomendasi Untuk Anda

Api berasal dari Pondok Saladah kemudian angin kencang menyebarkannya ke ranting-ranting kering sehingga kebakaran meluas ke sejumlah blok.

"Sekarang kan lagi kemarau terus angin kencang, sehingga kebakaran terus meluas, sementara kebakaran masih berada di kawasan BKSDA," kata dia. (Sumber Antara)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas