Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kisah Pilu Ambo, Pembonceng Mayat Masra di Sinjai

Ambo membonceng mayat Masra dari Puskesmas Lappadata ke rumah duka di Dusun Bontopanno, Mattunreng Tellue.

Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Kisah Pilu Ambo, Pembonceng Mayat Masra di Sinjai
TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Ambo Enre (kiri) dan orang tua Masra Hidayah dam Kepala Desa setempat Nurhayati 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNNEWS.COM, BULUKUMBA  -  Kisah pilu Masra Nurhidayah, bocah berumur tujuh tahun yang meninggal di Puskesmas Lappadata turut memberikan kesan mendalam bagi Ambo Enre (40).

Warga Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan ini adalah orang yang membonceng mayat Masra, usai dinyatakan meninggal pada Kamis (24/9/2015).

Ambo membonceng mayat Masra dari Puskesmas Lappadata ke rumah duka di Dusun Bontopanno, Mattunreng Tellue.

Pihak Puskesmas setempat tidak mengizinkan mobil Ambulance setempat digunakan mengangkut mayat bocah yang sudah duduk kelas dua di SDN 59 Batulappa tersebut.

Ambo juga tercatat sebagai Sekretaris Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas