Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Bahaya Transaksi Prostitusi Online

Ketika lengah, pelaku pun beraksi membius korban hingga pingsan dan menguras harta bendanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Ini Bahaya Transaksi Prostitusi Online
net
ilustrasi prostitusi 

Laporan wartawan Surya, Achmad Pramudito

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA  -  Ini peringatan bagi pria yang suka iseng mencari kepuasan seksual dengan memanfaatkan situs internet, karena sudah ada korban berjatuhan akibat tertipu layanan esek-esek online ini.

Informasi yang diperoleh Surya (Tribunnews.com network) menyebutkan, pelaku berpura-pura melayani transaksi prostitusi online.

Begitu keduanya sepakat soal harga, mereka lalu bertemu di tempat yang sudah ditentukan bersama.

Ketika lengah, pelaku pun beraksi membius korban hingga pingsan dan menguras harta bendanya.

“Harta milik korban seperti uang, handphone, perhiasan, dan benda berharga lain dikuras habis oleh pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Matanette kepada Surya.

Ditemui usai acara Klarifikasi Isu PS Artis yang diadakan DPD Parfi Jatim di Hotel Inna Simpang, Takdir menambahkan, begitu aksi kejahatan berhasil dilakukan, pelaku langsung meninggalkan korban dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Rekomendasi Untuk Anda

Cairan bius itu dipastikan sangat kuat lantaran korban tak sadar cukup lama sehingga perlu perawatan di rumah sakit.

Menurut Takdir, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mengenai jenis cairan yang digunakan pelaku untuk membius korban.

Cairan obat bius itu diduga dicampurkan di minuman atau makanan saat korban dan pelaku bertemu di kamar hotel.

“Kami masih melakukan pemeriksaan bukti-bukti di lapangan, sehingga bisa disimpulkan jenis obat bius tersebut,” katanya.

Mantan Kasat Reksrim Poltabes Bandar Lampung ini mengakui tindak kejahatan ini merupakan modus baru yang perlu diwaspadai semua pihak, khususnya yang gemar mencari kenikmatan sesaat.

“Sudah ada lebih dari dua korban yang melaporkan kasus serupa,” tegasnya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas