Tribun

Temuan Arkeolog Ini Bukti Kuat Adanya Bangunan Sejarah di Masa Kerajaan Sriwijaya

"Pecahan ini bisa dari keramik, kendi, tempayan. Temuan ini bukti kuat bahwa adanya sebuah bangunan sejarah dari masa Kerajaan Sriwijaya," ujar Retno

Editor: Wahid Nurdin
Temuan Arkeolog Ini Bukti Kuat Adanya Bangunan Sejarah di Masa Kerajaan Sriwijaya
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Wisatawan asing saat berkunjung yang tertarik melihat secara langsung hasil temuan arkeolog ketika melakukan penggalian di area Taman Bukit Siguntang Palembang, Jumat (9/10/2015). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG  -  Tim arkeolog dari Balai Arkeologi Palembang, kembali menemukan bukti sisa-sisa dari peninggalan masa Kerajaan Sriwijaya.

Kali ini tim arkeolog menemukan ratusan serpihan pecahan keramik di area Taman Bukit Siguntang Palembang, Jumat (9/10/2015).

Dari pantauan Sripoku.com (Tribunnews.com network) di lokasi penggalian, tim arkeolog yang dipimpin arkeolog Retno Purwanti melakukan penggalian sebanyak tujuh titik.

Tujuh titik penggalian tersebar di area Bukit Siguntang yang memiliki luas dua hektar lebih.

Kemudian tim pun menemukan pecahan gerabah berbeda jenis dari lubang yang digali.

Sebelumnya, tim arkeolog menemukan susunan batu bata kuno yang tersusun rapi dan diduga merupakan bangunan stupa atau wihara sebagai tempat peribadatan pada masa Kerajaan Sriwijaya.

"Pecahan ini bisa dari keramik, kendi, tempayan. Temuan ini bukti kuat bahwa adanya sebuah bangunan sejarah dari masa Kerajaan Sriwijaya," ujar Retno Purwanti, arkeolog dari Balai Arkeologi Palembang.

Retno mengatakan, pecahan gerabah yang ditemukan membuktikan bahwa adanya aktifitas peribadatan agama Budha pada masa Kerajaan Sriwijaya.

Dikarenakan seorang biksu pastinya membawa kendi untuk melakukan ritual ibadatnya.

Menurutnya, bisa saja pecahan gerabah tersebut berasal milik biksu, karena satu orang biksu itu dulunya membawa dua buah kendi saat melakukan ritual peribadatan.

"Satu kendi untuk air minum dan satu kendi lagi buat air cucian. Saat ini pecahan gerabah yang ditemukan masih didata dan diinventaris untuk diteliti lebih lanjut," ujarnya.

Dia menambhakan di area Bukit Siguntang terbukti adanya bangunan Kerajaan Sriwijaya, namun belum diketahui apakah bangunan stupa tempat peribadatan atau bangunan pintu masuk candi.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas