Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Wisatawan dan Keluarga Korban Ramaikan Monumen Bom Bali

Ratapan dan air mata nampak mengalir usai bom bunuh diri yang terjadi dua kali dengan jarak waktu kurang dari 10 menit ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Wisatawan dan Keluarga Korban Ramaikan Monumen Bom Bali
Tribun Bali/Manik Priyo Prabowo
Karangan bunga, dupa dan canang nampak banyak di monumen Bom Bali Pertama di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Senin (12/10/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA - Tak terasa, insiden Bom Bali I sudah berjalan 13 tahun.

Aksi bom bunuh diri yang terjadi pada Sabtu tanggal 12 September 2002 silam ini, memendam luka begitu dalam bagi dunia.

Ratapan dan air mata nampak mengalir usai bom bunuh diri yang terjadi dua kali dengan jarak waktu kurang dari 10 menit ini.

Hingga kini, perjalanan 13 tahun sudah berlalu, nampak ground zero atau titik monumen Bom Bali berdiri, nampak ramai dikunjungi wisatawan.

Selain wisatawan mancanegara, wisatawan domestik juga membanjiri dari Senin (12/10/2015).

Bahkan, keluarga dari korban juga ikut meramaikan monumen tersebut.

Dengan membawa bunga, canang, dan dupa, para keluarga korban juga nampak hening sejenak usai menaruh barang-barang tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Bom Bali pertama yang menelan korban 202 korban, dengan 38 warga Indonesia dan 164 korban wisman yang sedang menikmati dunia malam.

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas