Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Tolak Autopsi, Ada Lebam di Tubuh Mahasiswa UIN Sunan Ampel

Secara medis tidak bisa dilakukan. Menurut Adam, keluarga sempat merebut paksa agar tidak dilakukan otopsi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Keluarga Tolak Autopsi, Ada Lebam di Tubuh Mahasiswa UIN Sunan Ampel
Ilustrasi jenazah. 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Keluarga dua mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, tewas ketika mengikuti Diklat SAR menolak dilakukan otopsi. Keduanya telah dibawa pulang oleh keluarga.

AKP Adam Purbantoro, Kasat Reskrim Polres Malang kepada SURYACO.ID, Minggu (18/10/2015) di Polres Malang mengatakan, karena menolak otopsi, maka keluarga sudah membawa pulang dua mahasiswa itu ke Surabaya.

Untuk mengetahui penyebab kematian, jelas Adam, secara medis tidak bisa dilakukan. Menurut Adam, keluarga sempat merebut paksa agar tidak dilakukan otopsi.

"Dari keterangan dokter, ciri-ciri fisik korban, diduga karena kecapekan dan dehidrasi. Kalau ada lebam-lebam, karena capek juga bisa," kata dia.

Karena semalam masih konsentrasi mengurus pemulangan dua jenazah mahasiswa itu, maka pemeriksaan detil, seperti ke panitia belum dilakukan.

"Nanti akan dilakukan pemeriksaan lagi. Saksi-saksi memang sudah dimintai keterangan," ungkap Adam.

Para mahasiswa melakukan kegiatan diklatsar di Kecamatan Pagak sejak Rabu (14/10/2015) lalu. Namun kemudian pada Sabtu (16/10/2015) ada kejadian itu. (Sylvianita Widyawati)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas