Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Teriakan Minta Tolong di Balik Timbunan Longsor

"Masih ada tanda kehidupan, suara minta tolong tapi lemah," ujarnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Ada Teriakan Minta Tolong di Balik Timbunan Longsor
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Lorong di Lubang Kunti yang menimbun 12 gurandil di Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWS.COM, NANGGUNG  -  Seorang penambang emas ilegal yang ikut melakuan pencarian rekannya yang tertimbun, mendengar suara teriakan dari balik timbunan longsor pada Selasa (27/10/2015) pukul 17.00 WIB, kemarin.

"Kemungkinan tidak tertimbun, tapi ada di balik timbunan tanah longsoran," kata Joko (48).

Berawal dari keyakinan tersebut, sejak Senin (26/10/2015), para penambang berinisiatif membuat jalur alternatif di Lubang Kunti, di sisi Gunung Butak, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

"Masih ada tanda kehidupan, suara minta tolong tapi lemah," ujarnya.

Menggunakan pahat, para penambang menggali tanah.

"Satu jam bisa satu meter, jalur yang dibuat sekitar tujuh meter," kata Joko.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 12 penambang emas ilegal terkubur hidup-hidup saat menggali di areal Gunung

Butak, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Selasa (28/10/2015) siang.

Sebanyak 200 petugas gabungan dikerahkan untuk mencari korban.

Namun, hingga petang ini, petugas dan warga belum berhasil menemukan ke-12 gurandil tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas