Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

'Tahu Sudah Tewas, Baru Saya Tebas'

Sebelum membunuh korbannya, BI pelaku pembunuhan itu terlebih dahulu mencekik leher Fitria Ningsih hingga tewas.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in 'Tahu Sudah Tewas, Baru Saya Tebas'
Surya/Izi Hartono
Pelaku pembunuhan saat diminta polisi mengambar penyembunyian lokasi barang bukti yang dikubur, Rabu (28/10/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, SITUBONDO - Pelaku pembunuhan sadis terhadap Fitria Ningsih yang ditemukan terkubur dengan kepala nyaris putus di di areal perkebunan kopi di Dusun Pedati, Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, akhirnya ditangkap Polisi.

Pelaku bernisial BI yang tidak lain masih saudara sepupu korban Fitria.

Pria yang bekerja sebagai buruh tani ini, ditangkap di rumahnya oleh tim Buru Sergap Polres Situbondo, Rabu (28/10/2015) dini hari.

Selain pelaku, polisi juga berhasil menyita beberapa alat bukti yang digunakan pelaku untuk mengubur korbannya. Di antaranya cangkul dan handphone.

Sebelum membunuh korbannya, BI pelaku pembunuhan itu terlebih dahulu mencekik leher Fitria Ningsih hingga tewas.

Ironisnya kendati saudara sepupu yang dipacarinya sudah tak bernyawa, pelaku nekat menebas leher korban dengan menggunakan arit hingga nyaris putus.

"Tahu sudah tewas, baru saya tebas," terang BI di Mapolres Situbondo, Rabu (28/10/2015).

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah menghabisi korban yang diduga hamil, pelaku langsung menutupi jasadnya dengan daun.

Selanjutnya, pelaku meninggalkan jasad korban di areal kebun kopi di Dusun Pedati, Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa itu.

Bahkan, untuk menghilangkan jejak, pakaian yang digunakan korban dilepas dan dikubur tak jauh dari lokasi kejadian.

"Ya saya takut ketahuan, makanya saya kubur pakaiannya," kata pria yang mengaku memiliki dua anak ini.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas