Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada 800 Lubang Tambang Emas Liar di Dekat Kawasan PT Antam

PT Aneka Tambang (Antam), menjaga seluruh lubang tersebut dengan bekerja sama dengan Brimob, Polres Bogor dan Polisi Hutan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Ada 800 Lubang Tambang Emas Liar di Dekat Kawasan PT Antam
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Gunung Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. 

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWS.COM, NANGGUNG  -  Lubang liar yang menjadi mata pencaharian para pelaku penambangan liar tanpa izin (PETI), berjumlah 800 lubang tersebar di lahan 60.000 hektar.

PT Aneka Tambang (Antam), menjaga seluruh lubang tersebut dengan bekerja sama dengan Brimob, Polres Bogor dan Polisi Hutan.

"Kami berkordinasi, malah beberapa minggu lalu kan kami tutup semua," kata CEO PT Antam, I Gede Gunawan, pada TribunnewsBogor.com.

Selain itu, saat ini pengamanan juga terintegrasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Sebelumnya CEO PT Aneka Tambang, I Gede Gunawan mengatakan, perubahan musim di beberapa bulan terakhir menjadi pemicu longsor di dalam lubang tambang emas.

Longsor di dalam Lubang Kunti, Gunung Butak, Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menewaskan 12 penambang tanpa izin, awal pekan ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kemarau panjang itu kan kering, ketika hujan tanah juga jadi jenuh," kata I Gede Gunawawan pada TribunnewsBogor.com, Jumat (30/10/2015).

Perubahaan kondisi tanah, serta tekstur lahan yang sangat curam, mendorong tanah menjadi ambruk.

"Jadi wajar ada ambrukan, dan itu dibenarkan oleh Basarnas," ujarnya.

Pihaknya sama sekali tidak mengetahui atas keberadaan lubang kunti ini sebelumnya.

Menurutnya, lubang ini sudah ditutup saat dilakukan operasi besar-besaran oleh Polres Bogor beberapa pekan lalu.

"Ini lubang sudah ditutup, kami juga tidak tahu," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas