Enam PSK Mangkal di Pasar Lima dan Tiga Pasangan Mesum di Hotel Terjaring Razia
Kawasan Pasar Sudimampir dan Pasar Lima Banjarmasin, masih menjadi primadona buat para kupu-kupu malam menjajakan diri.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Kawasan Pasar Sudimampir dan Pasar Lima Banjarmasin, masih menjadi primadona buat para kupu-kupu malam menjajakan diri.
Tercatat, sebanyak enam orang pekerja seks komersial (PSK) berhasil diamankan jajaran Polsek Banjarmasin Tengah saat razia penyakit masyarakat yang dilakukan di kawasan tersebut, Kamis (5/11/2015) dinihari.
Para PSK menjajakan dirinya di gang-gang sempit pasar yang letaknya bersebelahan itu.
Ada yang berdiri di emperan-emperan toko, ada pula yang standby dengan duduk-duduk di atas motor yang diparkir di sudut gang.
Mereka pun kocar-kacir saat jajaran Polsek Banjarmasin Tengah yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Abdurahman datang tiba-tiba dengan mengendarai sepeda motor.

Beberapa di antaranya mengaku hanya sedang menunggu teman.
"Mau ke diskotek pak, nunggu teman di sini," kata AT (18) yang kedapatan mangkal di salah satu gang Pasar Sudimampir.
Soal 'harga', dari berbagai sumber menyebutkan para PSK memasang tarif antara Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu.
Selain PSK, sejumlah hotel kelas melati juga banyak berdiri di sekitar dua pasar terbesar di Banjarmasin tersebut. Hotel-hotel itu pun tak luput dari sasaran.
Sebanyak tiga pasangan mesum pun berhasil digelandang dari Hotel Permata yang letaknya tak jauh dari pasar.
"Semua kami lakukan pembinaan. Bukan sekali dua kali kami razia kawasan tersebut, dan hasilnya selalu sama. Beberapa PSK bahkan sudah lebih dari satu kali kami tangkap," katanya. (Rahmadhani)
Baca tanpa iklan