Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cessna yang Dicegat Sukhoi di Langit Tarakan Kini Terbang ke Singapura

Ketika after airborne di atas udara, James sempat melaksanakan rocking the wing dihadapan perwira dan anggota TNI Angkatan Udara (AU)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Cessna yang Dicegat Sukhoi di Langit Tarakan Kini Terbang ke Singapura
Tribun Kaltim.co Junisah
ebelum dibebaskan dan diizinkan untuk melanjutkan penerbangan ke Singapura, James Patrick Murphy terlebih dahulu menandatangani sejumlah dokumen di Tower Air Navigation di Bandara Juwata Tarakan, Sabtu (14/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Co, Junisah

TRIBUNNEWS.COM, TARAKAN - Pilot Amerika Serikat Letkol James Patrick Murphy akhirnya dibebaskan dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke Singapura, Sabtu (14/11/2015).

Tepat pukul 09.35 Wita pesawat jenis propeler First Engine Cessna N 96706 take off dari Bandara Juwata Tarakan.

Ketika after airborne di atas udara, James sempat melaksanakan rocking the wing kepada sejumlah perwira dan anggota TNI Angkatan Udara (AU) dan sejumlah media di Kota Tarakan.

Rocking the wing ini isyarat ucapan bye-bye atau selamat tinggal di dalam dunia penerbangan pesawat tempur.
Danlanud Tarakan, Letkol Pnb Tiopan Hutapea mengungkapkan, James dibebaskan dan diperbolehkan terbang setelah ia mendapat perintah langsung dari Panglima Komando Operasi AU II Makassar.

"Saya tadi malam mendapat perintah dari atas saya Panglima Komando Operasi AU II Makassar yang menyatakan dokumen-dokumen James sudah selesai dan diperintahkan panglima agar James dilakukan pembebasan dan melanjutkan penerbangan hari ini," ucapnya.

Sebelum dibebaskan dan diterbangkan terlebih dahulu James harus menandatangani sejumlah dokumen di Lanud Tarakan, yang isinya selama pesawat berada di Apron Bandar Juwata Tarakan diperlakukan baik, begitupula selama James berada di Lanud Tarakan diberikan makann, minuman dan hingga tempat tinggal.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah di Lanud Tarakan, pukul 09.00 Wita, James harus kembali menandatangani sejumlah dokumen di Tower Air Navigation di Bandara Juwata Tarakan.

Dokumen yang ditanda tanganinya, yaitu perencananya penerbangan hari ini dengan rute yang akan dilewati dan dilaporkan ke seluruh negara.

Lalu dokumen administrasi, dan dokumen pengecekan kondisi pesawat serta pengecekan kesehatan.
Dalam pengecekan kesehatan.

James diperiksa tekanan darahanya untuk memastikan apakah memiliki tekanan darah tinggi atau tidak. Ternyata tekana darah James normal yaitu 130/90 dan dinyatakan layak untuk terbang.

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas