Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Setelah Ricuh, 1025 Kader HMI Sulselbar Diberangkatkan Gratis

Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan yang melibatkan ribuan kader HMI melawan polisi yang menjaga pelabuhan dari massa HMI tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR  -  Pelindo akhirnya memberangkatkan kader Himpunan Mahasisa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) sebanyak 1025 orang secara gratis.

Hal tersebut setelah negosiasi antara HMI dan pelindo di pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Selasa (17/11/2015).

Rencananya, para kader HMI tersebut akan berangkat ke Pekanbaru untuk menghadiri Kongres Nasional Pengurus Besar HMI.

Sebelumnya, sempat terjadi kericuhan yang melibatkan ribuan kader HMI melawan polisi yang menjaga pelabuhan dari massa HMI tersebut.

Para kader HMI tersebut memaksa untuk menumpang kapal secara gratis.

Ketua bidang hukum HMI sulselbar, Syamsul Asri mengatakan kericuhan terjadi lantaran ada kader yang memancing terjadinya keributan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tadi itu kondisinya sangat panas, sementara kami sedang negosiasi dengan pihak pelindo, tiba-tiba ada kader yang memancing keributan," kata Syamsul via telepon.

Untuk meredam kondisi tersebut pihak Pelindo melakukan negosiasi dengan pihak HMI.

"Untuk meredam itu kami siagakan pihak kepolisian dan mengajak perwakilan HMI untuk diskusi, hasil kesepakatannya 1025 diberangkatkan secara gratis," ujar Humas Pelindo, Erisanti.

Diberitakan, sebanyak 1025 okader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terlibat kericuhan dengan aparat kepolisian di depan pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Selasa (17/11/2015) siang tadi.

Para kader HMI dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, menuntut agar bisa diberangkatkan menuju Pekanbaru untuk mengikuti kongres nasional pengurus besar HMI.

Ketua bidang hukum HMI sulselbar Syamsul Asri mengatakan kericuhan terjadi lantaran para kader sudah kepanasan berada di lokasi hingga akhirnya ada kader yang memancing terjadinya keributan.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas