Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Hebat! Usai Dijambret, Perempuan Asal Bireuen Kejar dan Tangkap Pelaku

Setelah berhasil menemukan sepmor pelaku, Yessi akhirnya nekat menabrak sepmor pelaku dari belakang hingga MR jatuh

Hebat! Usai Dijambret, Perempuan Asal Bireuen Kejar dan Tangkap Pelaku
ist
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH  -  Yessi Agustina (28), perempuan asal Beureunuen, Pidie berhasil meringkus MR (32), penjambret yang merampas dompet miliknya dari laci kiri dashboard sepeda motor (sepmor) yang dikendarainya, Selasa (24/11/2015) pukul 14.30 WIB.

Pelaku yang tercatat sebagai warga Banda Aceh tersebut berhasil diringkus setelah sepmor Kawasaki Kaze R BL 4772 AB yang dikendarainya terjatuh ditabrak dari belakang oleh sepmor Yahama Mio yang dikendarai korban.

Informasi yang diperoleh Serambi (Tribunnews.com network), penjambretan dompet Yessi terjadi di kawasan Rex Peunayong.

Korban yang tahu jenis sepmor pelaku saat merampas dompet miliknya terus mengejar hingga ke ujung jembatan Peunayong.

Setelah berhasil menemukan sepmor pelaku, Yessi akhirnya nekat menabrak sepmor pelaku dari belakang hingga MR jatuh. Setelah itu, korban menangkap pelaku.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SStMk SH melalui Kasat Reskrim, Kompol Supriadi SH MH kepada Serambi, Rabu (25/11/2015) mengatakan, setelah terjatuh, pelaku sempat berupaya kabur.

Tapi, Yessi yang terus menarik baju MR sambil berteriak maling, membuat warga di sekitar lokasi langsung membantu.

Warga yang akhirnya tahu MR adalah penjambret tas Yessi, spontan marah dan langsung memukul MR.

Namun, aksi main hakim sendiri itu tak berlangsung lama, karena hal tersebut cepat diketahui polisi.

“Pelaku kini kita tahan di Polresta. Kami masih kembangkan kasus ini. Sebab, MR mengaku sudah melakukan aksi serupa di enam tempat dan kemungkinan kuat ada rekannya yang lain. Pelaku juga residivis dalam kasus pencurian dengan kekerasan dan pernah dihukum 1,6 tahun. Kini, dia kembali menjambret dan korbannya sudah tujuh orang,” kata Supriadi.

Kasat Reskrim juga menjelaskan, selama ini target pelaku adalah perempuan terutama yang dipergoki mengendarai sepmor sendirian dan menyandang tas di bahu.

Dari enam korban jambret yang diakuinya, ada di antara korban yang jatuh dari sepmor dan terseret ke jalan saat berusaha mempertahankan tasnya.

Karena itu, Kompol Supriadi berharap kaum ibu tak mengenakan perhiasan yang berlebihan dan menyandang tas di bahu.

“Bagi ibu-ibu yang sering mengenakan tas dan membawa barang berharga dalam tas, kalau bisa jangan melewati jalan yang sepi atau pulang sendirian pada malam hari. Untuk lebih aman, kami sarankan ibu-ibu mengenakan tas model selempang atau tas yang memiliki tali yang bisa dililitkan ke tubuh,” pungkas Supriadi. (serambi indonesia/mir)

Editor: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas