Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ngebet Motor Baru, Dua Pelajar di Sleman Ini Nekat Bobol Counter Handphone

Dua orang remaja yang masih duduk di bangku sekolah tertangkap warga saat mencuri di satu counter handphone

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Ngebet Motor Baru, Dua Pelajar di Sleman Ini Nekat Bobol Counter Handphone
Tribun Lampung/Wakos Gautama
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Dua orang remaja yang masih duduk di bangku sekolah tertangkap warga saat mencuri di satu counter handphone yang berada di jalan Piyungan-Prambanan, Jogotirto, Berbah, Rabu (25/11/2015) kemarin.

Keduanya mengaku nekat mencuri karena membutuhkan uang untuk membeli motor baru.

Kapolsek Berbah, Kompol Gunawan, mengatakan kedua remaja yang berinisial HD (17) dan IR (19), beraksi sekitar pukul 04.00 dini hari.

Kasus itu terungkap setelah warga sekita curiga dengan keadaan pintu counter hp dalam kondisi terbuka.

Saat diperiksa lebih lanjut, ternyata keadaan pintu rusak seperti dicongkel dengan paksa.

Kecurigaan bertambah setelah beberapa warga sebelumnya melihat ada dua orang berputar-putar di sekitar lokasi kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat diperiksa, keadaan dalam counter sudah berantakan," ujar Kapolsek, Kamis (26/11/2015).

Warga lantas melakukan pencarian dan melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

Tak perlu waktu lama, warga berhasil mengamankan dua pelaku yang masih berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Polisi yang sedari awal sudah menerima laporan kejadian tersebut, bergegas menuju lokasi dan langsung mengamankan kedua pelaku sebelum warga bertindak lebih jauh.

Setelah polisi melakukan pemeriksaan, terungkap keduanya merupakan warga Piyungan, dan salah pelaku yakni HD masih berstatus pelajar dari salah satu sekolah kejuruan di Bantul.

"Karena masih pelajar, HD dititipkan di Dinas Sosial selama proses hukum masih berjalan."

"Dari pengakuannya ia mencuri karena membutuhkan uang untuk menukar motornya dengan yang lebih bagus," tutur Kapolsek.

Sementa IR yang saat ini masih berstatus pengangguran mengaku mencuri karena tidak punya uang. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas