Masih Banyak Warga SAD Keluhkan ISPA
"Keluhan paling banyak ISPA, Satu kita lakukan operasi minor karena hernia," katanya.
Penulis: Dedi Nurdin
Editor: Wahid Nurdin

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Seratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) di taman nasional bukit 12, tepatnya desa Sungai Lingkar dan padang kelapa menjalani pengobatan gratis HUT Polairud ke 65.
Sekitar 120 orang warga SAD memeriksakan kesehatan pada posko yang dibuka Polairud dan Yayasan Eka Dharma selama kegiatan yang berlangsung 25-26 November 2015.
Dr Marceline Mike, dari Doctor Share Yayasan Eka Dharma mengatakan, dari 120 pasien SAD tersebut, sebagian besarnya mebgeluhkan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
Sementara, empat warga SAD lainnya diambil tindakan operasi minor.
"Keluhan paling banyak ISPA, Satu kita lakukan operasi minor karena hernia," katanya.
Selain di SAD, ISPA juga banuak dikeluhkan saat pelaksanan berobat gratis di atas kapal untuk warga nelayan di Kampung Laut, Kabupaten Tanjab Timur.
Meski tak merinci, namun Dr Marceline mengatakan dari 545 pasien, sebagian besarnya mengeluuh menderita ISPA dengan Operasi minor sebanyak 26 orang.
"Untuk yang di Kampung Laut dan SAD paling banyak ISPA," katanya.
Seperti diketahui, dalam rangka memperingati hut Polair ke 65, Polair Polda Jambi menggelar kegiatan pengobatan gratis bekerjasama dengan doctor share, yayasan Eka Dharma.
Kegiatan berlangsung sejak 22 hingga 27 November 2015.
Selain berobat geatis, juga digelar donor darah dan sunatan massal. Dengan total keseluruhan pasien lebih dari seribu orang.
"Polda Jambi cq Polair bekerjasama dengan mitra. Salah satunya dengan doctor share, komunitas sosial yang memberikan bantuan medis pada masyarakat. Khusus berkaitan medis diatas kapal," kata Kapolda Jambi, Brigjen Polisi Luthfi Lubohanto.