Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mayoritas Kekerasan Rumah Tangga di Ngada Terjadi Saat Pelaku Mabuk

Akibat mabuk pelaku tidak bisa mengendalikan diri dan cenderung melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Mayoritas Kekerasan Rumah Tangga di Ngada Terjadi Saat Pelaku Mabuk
net
ilustrasi kekerasan rumah tangga 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Hasil penyelidikan polisi, penyebab Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah mabuk.

Akibat mabuk pelaku tidak bisa mengendalikan diri dan cenderung melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Data yang dihimpun Pos Kupang di Reskrim Polres Ngada menyebutkan, tahun 2013 jumlah kasus KDRT 31 kasus, Tahun 2014, 12 kasus dan Tahun 2015 sampai November 12 kasus.

Kapolres Ngada, AKBP Andy Nurwandy melalui Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Jimi Noke kepada Pos Kupang mengatakan, sesuai penyelidikan polisi, salah satu penyebab KDRT adalah mabuk.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas