Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tehsar Cetak Uang Palsu untuk Beli Narkoba

Tehsa Rianda (32) gelap mata, belajar mencetak uang palsu di Jakarta lalu hasil produksinya ia gunakan untuk membeli narkoba.

Tehsar Cetak Uang Palsu untuk Beli Narkoba
Tribun Medan/Array A Argus
Tehsar pembuat dan pengedar uang palsu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Tehsa Rianda (32) gelap mata, belajar mencetak uang palsu di Jakarta lalu hasil produksinya ia gunakan untuk membeli narkoba.

Warga Jalan Kertas No27, Kelurahan Sei Putih, Medan Petisah, ditetapkan sebagai tersangka pembuat uang palsu oleh Polsekta Helvetia, Medan, Sumatera Utara.

Kecanduannya terhadap narkoba dari ekstasi sampai sabu, membuat kantong Tehsa mengempis sampai akhirnya ia memutskan belajar mencetak uang palsu untuk membeli narkoba.

"Saya kecanduan putau. Semua narkoba sudah saya pakai, termasuk sabu dan ekstasi," kata jebolan Institu Kesenian Jakarta (IKJ) ini di Polsekta Helvetia, Medan, Jumat (4/12/2015).

Tehsa belajar membuat uang palsu di Jakarta hampir setahun, dan mencoba mandiri untuk mencetak pecahan Rp 50 ribu.

"Bagaimana ya? Saya ini pecandu berat, untuk membeli narkoba enggak punya uang. Ya, saya cetak saja uang palsu," Tehsar begitu enteng memberi alasan.

Selama di Jakarta, kata Tehsar, ia sudah sering membeli uang palsu, bahkan rekan-rekannya turut ikut membeli narkoba menggunakan uang palsu.

"Teman-teman saya di Jakarta banyak (pemakai narkoba). Dari sanalah saya belajar," kata Tehsar.

Karena sudah kecanduan putau, Tehsar tak dapat mengontrol kebutuhan narkobanya dan ia sempat menjalani rehabilitasi untuk berhenti menggunakan narkoba.

Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas