Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tertangkap Salahi Izin Operasional, Pemilik Karaoke Berkedok Resto Tetap Berkelit

Pemilik Resto Nada Lestari, Gunawan Hasan, membenarkan belum mengantongi izin operasional sebagai resto berkonsep live music.

Tribun Bogor/Lingga Arvian Nugroho
Berkedok restoran, lokasi ini menyajikan ruang karaoke yang bisa memesan minuman keras, Selasa (8/12/2015).
Tribun Bogor/Lingga Arvian Nugroho
Seorang anggota Satpol PP Kota Medan memergoki seorang perempuan di dalam satu kamar karaoke yang menyajikan minuman keras, Selasa (9/12/2015).

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR BARAT - Pemilik Resto Nada Lestari, Gunawan Hasan, membenarkan belum mengantongi izin operasional sebagai resto berkonsep live music.

Namun, ia berdalih segala persyaratan perizinan sudah ditempuh dan tinggal menunggu proses akhir di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PN).

"Kita lagi mengurus izin sampai dua kali. Awalnya karaoke tapi ditolak karena ada protes dari habib, sekarang mengajukan lagi resto dan live music," ujar Gunawan kepada Kabid Gakperda Satpol PP Kota Bogor, Lili Sutarwili, Selasa (8/11/2015) malam.

Mendengar penjelasan tersebut, Lili sempat naik pitam sebab resto yang dioperasikan Gunawan masih mengarah pada usaha karaoke.

"Mana ada resto seperti ini pak. Sudah jelas-jelas ini karaoke, ada room, lampu redup, miras (minuman keras) dan PL (pemandu lagu) nya juga," ketus Lili memberikan respon.

Gunawan tetap bersikeras, usahanya tersebut merupakan usaha resto yang dilengkapi live music, bukan tempat karaoke seperti dimaksud Lili.

"Lihat saja pak menunya, tidak seperti tempat karaoke yang biayanya per jam. Di sini orang makan dan bebas bernyanyi sampai kapan saja. Paling kena service charge saja untuk biaya AC dan lainnya," kelit Gunawan.

Ia menjelaskan adanya miras dan PL yang ditemukan Satpol PP di sejumlah ruangan bukan pihaknya yang menyediakan.

"Kita enggak jual miras apalagi menyediakan PL. Itu tamu sendiri yang bawa dari luar. Kita hanya jual makanan," Gunawan tetap ngotot.

Ikuti kami di
Editor: Y Gustaman
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas