Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Walah, Empat Ibu Ini Rental Mobil untuk Mencari Lokasi Mengutil

Waginti bersama lima orang rekannya sesama pengutil selalu berkoordinasi untuk menentukan lokasi yang dijadikan target pengutilan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Walah, Empat Ibu Ini Rental Mobil untuk Mencari Lokasi Mengutil
Tribunjateng/Fajar eko nugroho
Rabu, 16 Desember 2015 16:31 Pamit akan Ambil Barang Dagangan, Ternyata Ibu-ibu Ini Mengutil di Supermarket tribunjateng/fajar eko nugroho Pamit akan Ambil Barang Dagangan, Ternyata Ibu-ibu Ini Mengutil di Supermarket 

Laporan Tribun Jateng, Fajar Eko Nugroho

TRIBUNNES.COM, BREBES -  Empat pelaku pengutil berhasil diringkus oleh Polres Brebes setelah sempat kejar-kejaran.

Seorang pelaku bernama Waginti warga Semarang mengaku, ia sudah lupa berapa kali melakukan aksi ngutilnya di supermarket.

Namun, ia akui menyasar supermarket jadi target operasi pengutilan.

"Saya lupa berapa kali lakuin (ngutil) itu, karena kan pindah-pindah terus," kata Waginti, Rabu (16/12) di Mapolres Brebes.

Saat melakukan aksi itu, lanjutnya, Waginti mengandalkan kerudung panjang untuk alat menyembunyikan barang yang diambilnya dari supermarket.‎

"Sebelum ambil, saya liat kondisi dulu memungkinkan apa nggak. Kalau ada satpam ya tentu saja saya nggak berani," akunya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengaku perbuatan ngutil yang dilakukan itu tanpa sepengetahuan pihak keluarganya di Semarang.

Sebab, sebelum pergi ia pamit kepada keluarga untuk ambil barang dagangan di luar kota.

"Ya kalau saya gini (ngutil) nggak bakal bilang sama keluarga, pasti malu kalau tau saya kaya gini," kata dia.

Waginti bersama lima orang rekannya sesama pengutil selalu berkoordinasi untuk menentukan lokasi yang dijadikan target pengutilan.

Sedangkan mobil Toyota Inovva yang digunakan untuk operasi itu, merupakan mobil sewaan yang dipinjam oleh seorang pelaku.

"Nggak sembarangan supermarket saya masuki untuk lakuin itu (ngutil), saya sudah tau tempatnya dulu,"jelasnya.

Ia mengaku seluruh hasil ngutil di sejumlah supermarket dijual di beberapa toko-toko kelontong dan sebagian digunakan sendiri.

"Hasilnya ada yang dijual ada yang dipakai sendiri," imbuhnya. ‎(*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas